
KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID– Bunda Literasi Kabupaten Seruyan resmi mengukuhkan sembilan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Seruyan. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang dalam rangka memperkuat gerakan literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat, Selasa (15/09).
Bunda Literasi Kabupaten Seruyan, Welduline Ahmad Selanorwanda, mengatakan pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi amanah bagi para Bunda Literasi untuk ikut menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan membaca.
“Menjadi Bunda Literasi bukanlah tentang seberapa banyak kegiatan yang kita selenggarakan. Bukan pula sekadar tentang seberapa banyak buku yang kita miliki. Tetapi tentang seberapa banyak hati yang berhasil kita sentuh untuk mencintai ilmu dan membaca,” katanya.
Menurutnya, gerakan literasi perlu dimulai dari lingkungan keluarga dengan menghadirkan buku di rumah serta membangun kembali budaya membaca. Perpustakaan juga diharapkan dapat menjadi ruang yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Jangan biarkan ada anak yang tumbuh tanpa mengenal buku. Jangan biarkan ada desa yang tidak memiliki ruang belajar, dan jangan sampai ada generasi yang memiliki akses teknologi tetapi kehilangan kemampuan untuk memilih informasi dan berpikir kritis,” ujarnya.
Ia menegaskan, literasi tidak dapat hanya mengandalkan program pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan dan desa, sekolah, perpustakaan, organisasi perempuan, komunitas, guru, orang tua hingga masyarakat.
“Literasi tidak akan tumbuh apabila hanya menjadi program pemerintah. Literasi harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.
Para Bunda Literasi Kecamatan juga diminta membangun gerakan literasi yang hidup, kreatif dan menyesuaikan dengan karakter masyarakat di masing-masing wilayah. Dengan demikian, budaya membaca diharapkan dapat berkembang mulai dari rumah, sekolah hingga lingkungan desa.
Ia berharap pengukuhan tersebut menjadi awal semakin kuatnya gerakan literasi di seluruh kecamatan di Kabupaten Seruyan sekaligus menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat.
“Saya percaya apabila para Bunda Literasi kecamatan bergerak dengan hati, maka cahaya literasi akan menyala dari rumah ke rumah, dari sekolah ke sekolah, dari desa ke desa, hingga menerangi seluruh Kabupaten Seruyan,” pungkasnya.zul/jsi-red











