PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kotawaringin Barat terus membara, pada bulan September ini ada 12.108 Hotspot, kebakaran makin luas mengakibatkan kabut asap.
Kepala Pelaksana BPBD Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat, Samuel, menyampaikan, titik api terbanyak muncul di Kecamatan Arut Selatan dan Kecamatan Kumai, sementara lahan yang terbakar hingga tanggal 24 September mencapai 2.418, 10 hektare.
“Karhutla di ruas jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama kini makin meluas mulai km 14 kini mencapai km 27, hampir mendekat jembatan Pile Sleb, fokus Pemadaman masih di Jalan Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama, kemudian desa Tanjung Terantang, kebakaran lahan di Kobar hampir dua minggu ini mengakibatkan kabut asap yang sangat pekat,” ujar Samuel, Jumat (25/9/2026).
Samuel menyampaikan juga untuk pesawat Water Bombing BNPB tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun tanggal 19 September, akibat kabut asap tersebut sehingga belum begitu maksimal melakukan pemadaman melalui udara akibat minimnya Visibility.
“Pesawat OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) pun saat ini telah tiba di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, akan tetapi kabut asap ini sehingga belum bisa melakukan tugasnya, karhutla di Kobar ini sangat luar biasa, hampir 46 hari sebanyak 531 personil berjibaku dengan api, atas perintah ibu Bupati agar karhutla ini jangan sampai merembet ke pemukiman penduduk,” ujar Samuel.
Dalam kesempatan tersebut, Samuel mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah pusat, melalui Kementerian dalam negeri telah memberikan anggaran penanganan bencana sebesar Rp 15 miliar, anggaran tersebut untuk kegiatan operasional dan peralatan pemadaman.
“Anggaran dari Kementerian dalam Negeri ini merupakan bantuan langsung dari bapak Presiden Republik Indonesia, hal ini berkat perjuangan Ibu Bupati kita, sehingga pemerintah pusat maupun Provinsi Kalimantan Tengah memperhatikan kondisi Kebencanaan di wilayah Kotawaringin Barat,” ujar Samuel. (yulia /jsi-red)











