-
Spirit Kalteng

Orangutan Seberat 24 Kg Bersama Anaknya Dievakuasi dari Lahan Berkas Terbakar 

163
×

Orangutan Seberat 24 Kg Bersama Anaknya Dievakuasi dari Lahan Berkas Terbakar 

Sebarkan artikel ini
Ket foto :Tim Kesehatan tengah melakukan tindakan terhadap induk orangutan yang berhasil di evakuasi dari atas pohon di areal KTH Meniti Fajar yang telah terbakar. FOTO ISTIMEWA
-

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Induk orangutan bernama Wana, dengan bobot 24 kg, dan anaknya bernama Wiyata usia 8 tahun, akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim rescue KSDA Wilayah II BKSDA Kalimantan Tengah, Selasa (29/9 /2026).

Kepala Seksi KSDA Wilayah II BKSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka, S. Hut, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindak lanjuti laporan perihal ditemukan orangutan di Area  KTH Metini Fajar di Km 24 Jalan Pangkalan Bun – Kotawaringi Lama.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung meluncur ke lokasi bersama mitra OFI (Orangutan Foundation International), dimana Tim BKSDA menerima laporan dari ketua KTH tentang keberadaan individu orangutan di areal KTH yang mereka kelola dengan kondisi vegetasi disekitarnya sudah terbakar,” ujar Handi Nasoka.

Kemudian lanjutnya, ⁠Tim langsung melakukan penelusuran di lokasi dan segera melakukan upaya rescue melalui metode pembiusan, tepat pukul 14.23 wib, Orangutan berhasil dibius dan dievakuasi dengan bantuan anggota kelompok KTH

” Wana dan Wiyata setelah berhasil dibius, kemudian dilakukan pengambilan Sampel darah dan saat ini masih dalam proses pengecekan laboratorium,” Ujar Handi.

Sementara itu untuk penanganan tindak Lanjut Wana dan Wiyata pun di bawa ke OCCQ (Orangutan Care Center and Quarantine) milik OFI untuk dilakukan  observasi.

“Saat ini tim masih menunggu hasil laboratorium dan arahan pimpinan terkait langkah penanganan berikutnya,” Pungkasnya.

Ketua KTH Meniti Fajar, Sarwani mengatakan, sebenarnya ada 3 individu Orang Utan yang berada di wilayah mereka, akan tetapi satu individu yang diduga berjenis kelamin jantan itu terlebih dahulu menghilang.

“Awalnya 3 individu, tapi satunya lagi entah kemana, sebab sebelum lahan ini terbakar individu ini kami biarkan saja sering makan buah kakao tanaman kami,” ujarnya.

Sarwani menyampaikan juga keberhasilan rescue Orangutan merupakan bentuk sinergi antara KTH Meniti Fajar, SKW II Pangkalan Bun, BKSDA Kalteng dan Orang Utan Foundation Internasional (OFI).

“Alhamdulillah penyelamatan orangutan berjalan dengan baik dan dua orangutan berhasil di selamatkan,” ungkapnya. (yulia /jsi-red)

 

 

-
-
-