-
Hukrim

Warga Resah Pembakar Lahan Berkeliaran, Wali Kota: Cepat Laporkan Bila Ada Mencurigakan

59
×

Warga Resah Pembakar Lahan Berkeliaran, Wali Kota: Cepat Laporkan Bila Ada Mencurigakan

Sebarkan artikel ini
FOTO TABENGAN/ANITA WIDYANINGSIH Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kekhawatiran masyarakat terhadap dugaan aksi pembakaran lahan menjadi perhatian Pemerintah Kota Palangka Raya. Pengawasan dan patroli terus ditingkatkan untuk mengantisipasi munculnya titik api, terutama pada akhir pekan dan malam hingga menjelang subuh.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengajak warga berperan aktif mengawasi lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pembakaran lahan.

“Saya sekali lagi ingin mengimbau kepada masyarakat, tolong lahannya dijaga, jangan membakar lahan. Kalau membakar, artinya tidak sayang dengan Kota Palangka Raya,” tegas Fairid, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Pemerintah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk TNI dan Polri, akan memperkuat pengawasan di wilayah rawan kebakaran.

Fairid menyebutkan, patroli dan pengawasan yang selama ini berjalan akan ditingkatkan sesuai arahan dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Kabupaten Pulang Pisau. Pengawasan bahkan direncanakan berlangsung selama 24 jam untuk mengantisipasi munculnya titik api.

Ia juga menyoroti waktu-waktu yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih. Berdasarkan informasi yang disampaikan BMKG dalam rapat koordinasi, peningkatan kemunculan api perlu diwaspadai pada malam hari hingga menjelang subuh. Selain itu, akhir pekan juga menjadi salah satu periode yang perlu mendapat pengawasan ekstra.

Karena itu, Fairid meminta masyarakat tidak bersikap acuh apabila melihat aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Laporan warga dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan pemeriksaan dan penanganan di lapangan.

“Apabila ada yang dicurigai, bisa lapor ke 112 atau ke kepolisian melalui 110,” ujarnya.

Fairid berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat ditekan. Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif apabila pemerintah, aparat, dan masyarakat bergerak bersama menjaga Kota Palangka Raya dari ancaman kebakaran lahan. nws/fwa-red

 

-
-
-