Universitas Darwan Ali (UNDA), kampus terbaik di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kembali mencatatkan momen penting dalam perjalanan pendidikannya. Sebanyak 126 orang wisudawan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-23 UNDA yang berlangsung di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu (7/11/2026). FOTO ISTIMEWA
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID- Universitas Darwan Ali (UNDA), kampus terbaik di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kembali mencatatkan momen penting dalam perjalanan pendidikannya. Sebanyak 126 orang wisudawan resmi dikukuhkan dalam Wisuda ke-23 UNDA yang berlangsung di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu (7/11/2026). Menariknya, separuh wisudawan Angkatan 2026 telah memiliki penghasilan, dengan rata-rata pendapatan bulanan mencapai Rp7,2 juta.
Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam paparan Rektor UNDA, Dr. Wendy Kesuma, pada prosesi wisuda. Data ini menunjukkan bahwa sebagian lulusan UNDA telah mulai membangun kemandirian finansial bahkan sebelum toga dikenakan.
Tidak hanya itu, sebanyak 50 persen wisudawan Angkatan 2026 tercatat telah memiliki penghasilan. Angka tersebut menjadi gambaran perjalanan lulusan UNDA dalam memasuki dunia kerja dan membangun karier setelah menempuh pendidikan tinggi.
Dalam sambutannya, Dr Wendy juga menyampaikan perkembangan dan capaian institusi. Pada 2026, UNDA tercatat memiliki 1.023 mahasiswa aktif. Dari sisi prestasi, capaian mahasiswa di tingkat nasional dan internasional menunjukkan peningkatan signifikan, dari 37 prestasi pada 2025 menjadi 79 prestasi pada 2026.
“Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNDA terus mengembangkan potensi dan kemampuan, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga melalui berbagai kompetisi dan ajang di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Wisuda ke-23 kali ini menurutnya diikuti lulusan dari tiga program studi, yaitu S1 Manajemen, S1 Agribisnis, dan S1 Sistem Informasi. Momen ini turut dihadiri perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI, Ibu Hj. Iriani Mayasari, S.E., M.M.
Dalam sambutannya, Iriani menyampaikan kebahagiaannya atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih UNDA sebagai tempat anak-anak mereka menempuh pendidikan tinggi hingga berhasil menyelesaikan studi. Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan perguruan tinggi untuk terus memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Apresiasi juga disampaikan oleh Lo Koon Wai, Plantation Head Wilmar Kalimantan Tengah. Dia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sekaligus menyampaikan penghargaan atas kerja sama yang selama ini telah terjalin antara Wilmar dan UNDA.
Suasana wisuda semakin bermakna ketika para wisudawan menyampaikan pesan dan kesan selama menempuh pendidikan di UNDA.
Leo, salah satu wisudawan Program Studi S1 Agribisnis, mengenang pengalaman mengikuti kegiatan Lintas Program Studi yang mempertemukannya dengan mahasiswa dari berbagai program studi untuk melakukan praktikum bersama. Baginya, pengalaman tersebut menjadi salah satu kenangan berharga selama kuliah.
Ia juga berharap UNDA terus melahirkan generasi muda berprestasi di berbagai tingkatan.
“Semoga UNDA bisa mencetak banyak generasi muda yang berprestasi, baik di ajang daerah, nasional maupun internasional, agar UNDA lebih unggul ke depannya,” ungkapnya.
Kesan mendalam juga disampaikan Indra Ramadani, wisudawan Program Studi S1 Sistem Informasi. Selama kuliah, ia mengenang perjalanan organisasi yang dimulai dari keterlibatannya di organisasi multimedia hingga mendapat amanah sebagai Ketua BEM periode 2024/2025.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi tersebut menjadi proses pembelajaran yang membentuk karakter, terutama dalam menghadapi tantangan, mengambil keputusan, serta menjalankan tanggung jawab. Ia berharap UNDA terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang semakin besar dan mampu sejajar dengan universitas ternama lainnya.
Sementara itu, Kelvin Junianto, wisudawan S1 Agribisnis, menyampaikan kesan positif terhadap almamaternya. Ia menilai UNDA sebagai kampus yang layak menjadi pilihan masyarakat untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Kesan terhadap almamater ini sangat kuat. UNDA sangat-sangat layak sebagai kampus yang benar-benar terbaik,” tuturnya.
Cerita lain datang dari M. Yusuf, wisudawan S1 Manajemen. Baginya, masa kuliah di UNDA bukan hanya tentang mengikuti perkuliahan, tetapi juga menjadi perjalanan penuh pengalaman dan kebersamaan. Mulai dari aktif berorganisasi, menjadi panitia berbagai kegiatan kampus, bertemu teman-teman baru, hingga mendapatkan dosen yang baik dan suportif, semuanya menjadi bagian dari kenangan yang berharga.
Ia mengakui bahwa perjalanan perkuliahan terkadang melelahkan, tetapi berbagai pengalaman yang dilalui justru membuat masa kuliah terasa menyenangkan. Yusuf berharap UNDA semakin maju, berkembang, dan terus menjadi kampus yang membanggakan.
Wisuda ke-23 bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi awal perjalanan baru bagi 126 lulusan untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Capaian penghasilan, prestasi mahasiswa, serta pengalaman para wisudawan menjadi bagian dari perjalanan UNDA dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dunia nyata.
Sebagai kampus terbaik di Sampit, UNDA terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan, mendorong prestasi mahasiswa, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak. Harapannya, para lulusan tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga kompetensi, karakter, dan semangat untuk memberikan dampak positif bagi daerah, bangsa, dan masyarakat. (May/jsi-red)