-
Kotawaringin Timur

BKSDA Pasang Perangkap Buaya di Desa Palangan

31
×

BKSDA Pasang Perangkap Buaya di Desa Palangan

Sebarkan artikel ini
-

SAMPIT/tabengan.co.id– Setelah menerima laporan adanya serangan buaya terhadap ternak warga di Desa Palangan, Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit melakukan observasi ke desa tersebut, Sabtu (14/3/2020). Saat observasi, BKSDA juga melakukan pemasangan perangkap buaya di sungai yang ada di desa tersebut.

“Menindaklanjuti laporan dan keresahan warga Desa Palangan, Kecamatan Kotabesi, kami melakukan observasi di lokasi kemunculan dan serangan buaya. Akses ke Desa Palangan cukup sulit dan melewati dua perusahaan perkebunan kelapa sawit. Waktu tempuh dari Sampit sekitar 1,5 jam,” terang Muriansyah, Minggu (15/3/2020).

Menurut Muriansyah, warga desa ketakutan dan marah karena kemunculan dan serangan buaya di perairan desa mereka. Desa Palangan berada di tepi Sungai Seranau. Banyak warga yang beternak seperti babi, ayam dan itik di lanting atau tepi sungai.

Dalam observasi tersebut, terang Muriansyah, pihaknya bertemu dengan Kepala Desa dan Sekdes Palangan. Pihaknya juga memberikan pengarahan dan imbauan kepada warga yang ditemui.

“Kemudian kami memasang satu set jerat buaya dengan umpan seekor ayam. Terakhir kami meminta kepada masyarakat agar pada saat beraktivitas di sungai, ternak sebaiknya di pindah ke darat, karena dapat mengundang buaya datang,” tambahnya.

Sebelumnya, warga Desa Palangan diresahkan dengan adanya buaya besar yang menyerang ternak mereka. Diperkirakan buaya yang meneror warga Desa Palangan ini berukuran sangat besar. Pasalnya, buaya tersebut mampu menyerang ternak babi yang memiliki berat 35 kilogram. c-arb

-
-
-