-
Hukrim

Puluhan WBP Lapas Palangka Raya Jalani Tes HIV/AIDS Peringati Hari HIV Sedunia

32
×

Puluhan WBP Lapas Palangka Raya Jalani Tes HIV/AIDS Peringati Hari HIV Sedunia

Sebarkan artikel ini
MELAWAN HIV/AIDS - WBP Lapas Palangka Raya saat mengikuti tes HIV/AIDS TABENGAN/FERRY WAHYUDI
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Sebanyak 56 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Palangka Raya menjalani tes HIV/AIDS yang digelar Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Selasa (1/12) pagi. Bertempat di Klinik Lapas Palangka Raya, pelaksanaan tes dilakukan serentak dalam rangka memperingati Hari HIV Sedunia dan dalam rangka pemecahan rekor Muri se-Indonesia.

Selain WBP, petugas Lapas Palangka Raya turut mengikuti jalannya pelaksanaan tes yang juga dilakukan bersama Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Provinsi Kalteng, Eddy Kelana, mengatakan pelaksanaan tes serentak HIV/AIDS bertemakan meningkatkan solidaritas. Artinya gerakan bersama-sama menemukan penderita HIV. Karena penyakit HIV merupakan penyakit yang menyerang imunitas tubuh, maka semakin cepat menemukan penderita, maka semakin cepat bisa menata laksanakan tindakan yang akan diambil.

“Perlu kita ketahui bahwa penyakit ini tidak menular melalui udara, penularan hanya bisa melalui hubungan seksual dan penggunaan jarum suntik. ODHA (Orang dengan HIV AIDS)bisa hidup bertahan seperti orang normal,” katanya selepas kegiatan.

Lapas Palangka Raya dipilih sebagai salah satu tempat pelaksanaan tes, dikarenakan penghuninya yang berasal dari berbagai macam kalangan dan asal usul. Kemudian karena sifat pelaksanaan serentak dan mengumpulkan massa, maka pelaksanaan di Lapas akan lebih mudah.

“Dalam pelaksanaan kali ini kita fokus ke Lapas Palangka Raya, tetapi bukan berarti kita tidak memperhatikan UPT Pemasyarakatan lainnya. Kami dari Dinkes tetap melakukan pemeriksaan secara berjenjang dan rutin ke UPT Pemasyarakatan,” tuturnya.

Sedangkan Kalapas Palangka Raya, Chandran Lestyono melalui Penanggung Jawab Klinik Lapas, dr Marianna Sitinjak, mengungkapkan dari pelaksaan tes tersebut seluruhnya memiliki hasil negatif.

“Ini bentuk solidaritas kita kepada WBP khususnya dibidang kesehatan, agar kesehatan mereka tetap terpantau,” tuturnya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan bagi WBP di Lapas Palangka Raya rutin dilaksanakan, terlebih bagi para WBP baru.

“Jika ada WBP baru biasanya kita lakukan screening, mulai dari penyakit HIV, TBC dan Hepatitis,” urainya. fwa

-
-
-