PALANGKA RAYA/TABENGABN– Berdasarkan rilis data sebaran Covid-19 Kota Palangka Raya per 10 Desember 2020, tampak peningkatan signifikan kasus konfirmasi positif Covid-19. Tercatat penambahan 34 kasus positif yang menyebabkan penambahan kasus secara akumulatif menjadi 1.611 kasus sepanjang masa siaga dan 243 orang dalam perawatan.
Tim Satgas Covid-19 segera mengambil langkah sigap melakukan rapat koordinasi dan evaluasi bersama seluruh pihak terkait.
Ketua Harian Tim Satgas Covid-19 Kota Emi Abriyani mengatakan, penambahan kasus yang cukup tinggi dan mendekatnya perayaan Hari Raya Natal ini membuat Tim Satgas perlu melakukan antisipasi agar kasus positif tidak berkembang lebih banyak lagi.
“Apalagi dengan kemunculan klaster baru dari salah satu tempat ibadah. Ada 47 jemaatnya yang terinfeksi membuat kita harus semakin waspada. Tim Satgas telah menyurati pihak rumah ibadah untuk melakukan lockdown selama 14 hari agar bisa steril kembali,” kata Emi, Jumat (11/12).
Menurut dia, salah satu partai juga ada yang berpotensi menyebabkan klaster baru, karena 7 orang pengurusnya dinyatakan positif. Masyarakat harus lebih waspada akan kemunculan klaster-klaster baru ini dan mengetatkan protokol kesehatan.
Dampak dari bertambahnya kasus konfirmasi positif tersebut, lanjut Emi, tentu saja ada pada fasilitas kesehatan untuk perawatan para pasien. Rumah Sakit Umum Daerah Kota Palangka Raya di Kelurahan Kalampangan, seluruh 35 ruangan bagi penderita Covid-19 sudah penuh.
Lalu RS Perluasan Asrama Haji Al Mabrur dari kapasitas 70 orang telah diisi 97 orang, sebanyak 20 orang di antaranya anak-anak dan 77 oramg dewasa.
“Menyikapi penambahan kasus ini, Pemko dan Satgas beserta pihak lainnya akan berusaha menambah fasilitas perawatan pasien. Bahkan, pihak Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Kota ingin membantu menyediakan tempat sebagai rumah sakit perluasan,” jelasnya.
Untuk itu, Tim Satgas tak henti-hentinya mengingatkan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat agar menghindari paparan Covid-19 dan memutus mata rantai sebarannya. Meskipun angka kesembuhan turut meningkat, bahkan informasi mengenai kedatangan vaksin ramai diperbincangkan, ia berharap hal itu tidak menurunkan kewaspadaan masyarakat.
“Tetap patuhi prokes. Tim Satgas melalui beberapa kebijakan ke depannya akan berusaha maksimal dalam memastikan serta menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat. Hal itu merupakan hukum tertinggi di Indonesia yang wajib kita penuhi,” katanya. rgb











