-
Spirit Kalteng

Teras Narang: GAMKI Harus Jadi Pemimpin, Bukan Pengawal

44
×

Teras Narang: GAMKI Harus Jadi Pemimpin, Bukan Pengawal

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA JADI PEMIMPIN- Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang berbagi pandangan pada teman Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kalteng, Sabtu (2/4/2022).
-

PALANGKA RAYA/tabengan.co.id – Senator Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustin Teras Narang bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, berbagi pandangan pada teman Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kalteng, Sabtu (2/4/2022).
Pandangan yang disampaikan itu dilakukan pada kegiatan seminar, usai pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) GAMKI Kalteng, dengan mengusung semangat berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional.
Teras Narang menyampaikan, ada dua pokok tantangan kebangsaan yang dicatat baik oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) periode 1999-2004 lalu, yang sampai saat kini masih sangat relevan dan perlu terus menjadi perhatian. Merujuk pada Ketetapan MPR RI Nomor VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa tersebut, ada beberapa tantangan kebangsaan kita.
Teras Narang menguraikan, tantangan internal berkaitan dengan lemahnya penghayatan dan pengamalan agama, serta munculnya pemahaman terhadap ajaran agama yang keliru dan sempit. Kedua, pengabaian terhadap kepentingan daerah serta timbulnya fanatisme kedaerahan, kurang berkembangnya pemahaman dan penghargaan akan kebhinnekaan dan kemajemukan, kurangnya keteladanan dalam sikap dan perilaku sebagian pemimpin dan tokoh bangsa, tidak berjalannya penegakan hukum secara optimal.
“Kondisi kekinian ada banyak tantangan lain seperti revolusi industri 4.0, Society 5.0, pandemi, hingga bonus demografi. Serta krisis food, fuel, finance, dan forest. Hal ini juga menjadi perhatian yang dapat kita ubah menjadi peluang,” kata Teras Narang.
Sisi ekternal, lanjut Teras Narang, berhadapan dengan pengaruh globalisasi yang kian meluas dan menajamkan persaingan antar bangsa. Kuatnya intensitas intervensi kekuatan global dalam perumusan kebijakan nasional, juga masih menjadi tantangan. Bahkan saat ini kita dapat merasakan tekanan pada berbagai kebijakan kita.
Menyangkut situasi kebangsaan, Teras Narang mendorong, GAMKI bukan hanya sebagai pengawal, namun juga menjadi pelaku kepemimpinan, pemain utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu perlu melakukan upaya peningkatan IPTEK, kita juga harus juga merebut kepemimpinan. Tidak ada lagi sikap berpangku tangan dan mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA) Kalteng. Tentu saja, kita mensyukuri SDA melimpah, namun itu bukan jaminan untuk kita menjadi layak.

-
-
-