Pulang Pisau

Buaya Sebangau Kembali Mengganas, Pekerja Bansaw Diduga Kembali Jadi Korban Serang Buaya

28
×

Buaya Sebangau Kembali Mengganas, Pekerja Bansaw Diduga Kembali Jadi Korban Serang Buaya

Sebarkan artikel ini
DIDUGA DISERABNG BUAYA -Pencarian yang dilakukan tepatnya di Muara Sampang, Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.

PULANG PISAU/TABENGAN-COM – Kembali lagi seorang pekerja Bansaw diduga Diserang buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sebangau, tepatnya di Muara Sampang, Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.
Peristiwa nahas ini terjadi untuk kesekian kalinya dan membuat warga setempat menjadi takut dan was-was untuk beraktivitas di sungai. Apalagi, serangan buaya ini terjadi untuk yang ke tiga kalinya dalam rentang waktu beberapa bulan ini.
Dikonfirmasi, Camat Sebangau Kuala H. Sugianto, Senin (16/5/2022) membenarkan peristiwa tersebut, dan diapun telah menerima kabar secara langsung oleh Kepala Desa Paduran Sebangau, dimana ada seorang pekerka Bansaw diduga kembali menjadi korban serangan buaya Sebangau.
“Betul mas, sampai hari ini belum ada kabar ke saya, dan sampai hari ini masih dilakukan pencarian korban,” ujar Camat membenarkan.
Kepada awak media, Kepala Desa Paduran Sebangau, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau Bahtiar (15/5/2022) membenarkan, bahwa adanya seorang pekerja bansaw hilang yang diduga diserang buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sebangau yang berlokasi di Muara Sampang sekitar Pukul 17.00 WIB.
Dikatakan Bahtiar, laporan informasi tersebut diperoleh dari pihak pengelola bansaw kepada dirinya bahwa salah satu pekerja hilang, dan dugaan sementara korban di mangsa oleh buaya di sekitar lokasi .
Bahtiar menyebutkan untuk identitas korban masih belum diketahui secara pasti, apakah warga setempat atau warga dari luar Desa Paduran Sebangau. Persoalan sinyal seluler menjadi kendala untuk mendapatkan keterangan dari identitas korban dan kronologis secara utuh. Namun, peristiwa kembali adanya serangan buaya tersebut memang benar terjadi.
Menurut Bahtiar, hilangnya korban yang diduga di mangsa buaya tersebut tidak jauh dari peristiwa-peristiwa sebelumnya, yakni berjarak sekitar 500 meter dari lokasi. Upaya yang dilakukan saat ini melalui Ketua RT 05 bersama masyarakat Dusun Sampang telah melakukan pencarian terhadap korban.
Selanjutnya pihak pemerintah desa, terang Bahtiar, berkoordinasi dengan Polsek Sebangau Kuala dalam melakukan pencarian korban.
Sehari sebelum peristiwa ini terjadi, kata Bahtiar, pemerintah desa setempat bersama masyarakat setempat sebelumnya telah menggelar rapat untuk mendatangkan pawang agar serangan buaya kepada masyarakat yang sering terjadi tidak terulang kembali. c-mye

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *