PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dewan Pengurus Cabang Organisasi Angkutan Darat (DPC Organda) Kota Palangka Raya menggelar Musyawarah cabang (Muscab), Periode 2022-2027 di Aula Cafe Kampung Seberang Kota Palangka Raya, Minggu (4/9/2022) pagi.
Pembukaan kegiatan itu dihadiri oleh Pemerintah Kota Palangka Raya yang diwakili jajaran Dinas Perhubungan (Dishub), jajaran pengurus serta Ketua DPD Organda Kalteng.
Ketua DPD Organda Kalteng, Ducun Helduk Umar mengatakan, sebenarnya untuk pelaksanaan Muscab DPC Organda Palangka Raya seyogyanya digelar pada 2019 begitu masa bakti pengurus sebelumnya selesai. Usai dipilihnya pelaksana tugas untuk Organda agar segera dilaksanakan Muscab, ternyata belum dapat terlaksana hingga saat ini belum terlaksana. Sehingga pihaknya memberikan mandat kepada Kameloh L Y Ngantung dan Ardewi Suriadi untuk dapat menggelar Muscab kali ini.
“Kami mendorong agar segera dilaksanakan pemilihan kepengurusan yang baru, karena Organda adalah organisasi vital bagi pelaku usaha transportasi darat untuk menyampaikan aspirasi. Karena tak ada pemimpin definitif, maka banyak anggota yang bingung. Ketika ada pengurus baru, maka semua aspirasi bisa dibahas dan direalisasikan,” kata Ducun.
Ketua Panitia selaku pemegang mandat, Ardewi Suriadi dalam laporannya menyampaikan jika Muscab tersebut bertujuan untuk menetapkan Ketua untuk periode masa bakti 2022-2027. Adapun kandidat yang bertarung dalam pemilihan Ketua DPC Organda Palangka Raya adalah Kameloh L Y Ngantung dan Hadi Siswandoyo, yang akan memperebutkan 22 suara total dari para anggota Organda Kota Cantik.
Dikesempatan itu, mewakili Pemerintah Kota selaku Sekretaris Dishub Kota Palangka Raya Ardewi pun turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Organda yang telah melaksanakan Muscab kali ini. Dikatakannya, posisi Organda sangat strategis dalam ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan oleh pemerintah saat ini. Khusus Organda dengan fungsinya yang mempermudah konektivtas antar daerah untuk memperlancar arus lalulintas orang, barang dan jasa.
“Disinilah peran dan fungsi Organda sebagai wadah pengusaha angkutan. Kelancaran arus barang dan jasa sangat mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya.
Tentunya kata dia, Muscab memiliki agenda strategis tidak hanya menjadi tindakan rutin bagi sirkulasi organisasi dengan pemilihan pengurus baru. Tetapi juga bahan evaluasi atas program yang telah dilakukan. Sehingga menurut Ardewi, sangat penting bagi seluruh jajaran DPC Organda Kota Palangka Raya yang baru untuk melakukan terobosan, dan inovasi dalam menghadapi era destruktif saat ini. Salah satunya dengan memilih pengurus yang kapabel dan akseptabel, serta mampu membawa Organda menjadi organisasi yang maju.
Hasil pemungutan suara, pemilihan Ketua Organda Kota Palangka Raya untuk masa bakti 2022-2027 kali ini dimenangkan oleh Hadi Siswandoyo dengan raihan 18 suara dan Kameloh hanya mengantongi 4 suara. Usai ditetapkan sebagai pemenang, pihak panitia bersama dengan kandidat terpilih langsung menggelar rapat untuk penyusunan jajaran kepengurusan Organda dan mengakhiri kegiatan dengan pelantikan dan pengukuhan jajaran Organda untuk 5 tahun kedepan.
Hadi Siswandoyo mengatakan, ada sejumlah visi dan misi yang akan dibawanya dalam Organda di bawah kepemimpinannya pada tahun 2022-2027 mendatang. Visinya ialah menjadikan Organda sebagai organisasi profesi yang besar dan mengakar serta mampu mewujudkan transformasi bidang usaha transportasi darat, guna meningkatkan usaha anggotanya dan mendukung peningkatan layanan publik bagi masyarakat.
Sedangkan misinya, tambah Hadi, ada 5 poin utama yang siap dijalankan dirinya beserta jajaran pada masa periode kepengurusan yang baru. Pertama, memgembalikan fungsi Organda sebagai organisasi pengusaha daerah yang mandiri serta mengedepankan kepentingan anggota dengan pengelolaan yang profesional. Kedua, memberikan layanan optimal kepada seluruh anggotanya yang berkaitan dengan aspek ekonomi, hukum, keamanan dan kepastian berusaha.
Selanjutnya, mewujudkan Organda sebagai organisasi profesi yang terus melakukan inovasi untuk mengatasi tantangan dan hambatan di sektor usaha angkutan darat. Lalu revitalisasi transportasi darat sebagai tulang punggung masyarakat dalam melakukan kegiatan sosial dan ekonominya. Dan yang kelima, produktif melahirkan usulan konkrit yang dapat dipertanggungjawabkan aspek ilmiah melalui penelitian dan pengembangan yang tertata dan terprogram.
“Tentunya kedepan kita juga membutuhkan support sistem dari Pemko Palangka Raya dan meningkatkan kerja sama serta koordinasi seluruh pengurus Organda di Kalimantan Tengah nantinya,” pungkasnya. rgb











