PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Lantatan diputus oleh kekasihnyanya, seorang remaja berinisial Fj (17), nekad mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun tikus. Remaja itu semula gantung diri di kamar dengan tali nilon, tapi gagal mati. Ia kemudian minum racun tikus. Remaja asal Kecamatan Kumai ini pun oleh keluarganya sempat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tidak dapat tertolong.
Kapolsek Kumai Iptu Rahis Fadhillah mengatakan, kejadian peristiwa bunuh diri itu terjadi pada hari Selasa (25/10) Sekitar pukul 11.30 WIB, di rumahnya Jalan Gerilya RT 02 Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai. “Kronologisnya, berdasarkan keterangan saksi, pada saat korban selesai makan, tiba-tiba saksi melihat korban terjatuh di ruang tengah rumah dengan mengeluargan busa warna putih dari mulut korban,” kata Kapolsek Kumai Iptu Rahis Fadhillah, Rabu (26/10).
Melihat kondisi korban, saksi berupaya menolong dengan memberi minum susu beruang, tetapi tidak ada perubahan. “Karena tidak ada perubahan, sekitar pukul 21.00 WIB, dibantu masyarakat membawa korban ke Puskesmas Kumai karena dimungkinkan korban masih bisa ditolong. Korban tima di Puskesmas Kumai sekitar pukul 21.15 WIB,” ujar Kapolsek Kumai.
Saat diterima petugas kesehatan Puskesmas, kondisi badan korban sudah dingin dan mulut mengeluarkan berbusa. Tensinya bahkan tidak terasa. Saturasi oksigen sudah tidak terbaca. Nadi karotis (Nadi dileher) masih teraba tipis/lemah, kaki dalam kondisi kebiruan. Sekitar pukul 21.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Jenazah korban oleh keluarganya dibawa ke tempat paman korban di Desa Kubu, Jalan Bahagia RT 09 Desa Kubu Kecamatan. Dari keterangan keluarga, korban nekat mengakhiri hidupnya diduga karena putus cinta dengan pacar,” imbuhnya. Pihaknya mengamankan satu botol kosong racun tikus dan celeng Merk Themix 16 gram. c-uli











