-
Kotawaringin Timur

Batamad Se-Kalteng Serukan Konflik Etnis Jangan Terulang

54
×

Batamad Se-Kalteng Serukan Konflik Etnis Jangan Terulang

Sebarkan artikel ini
-
TABENGAN/ISTIMEWA 
RITUAL ADAT- Anggota Batamad se-Kalteng foto bersama usai melaksanakan ritual adat di Tugu Perdamaian Jalan Jenderal Sudirman Sampit, Selasa (21/2).

SAMPIT/TABENGAN,CO.ID – Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) se-Kalimantan Tengah (Kalteng) menyerukan agar konflik etnis yang terjadi puluhan tahun lalu di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur jangan terulang lagi.

Ribuan anggota Batamad se-Kalteng berkumpul di Taman Kota Sampit dan juga melaksanakan ritual adat di Tugu Perdamaian yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Sampit, Selasa (21/2). Ritual dilaksanakan di sekitar Bundaran Balanga dengan dipimpin oleh sejumlah tokoh agama.

Panglima Batamad Kalteng Yuandrias mengatakan, hadirnya seluruh pengurus dan anggota Batamad se-Kalteng tersebut untuk mengenang peristiwa kelam kemanusiaan yang pernah terjadi di tahun 2001 silam. Selain itu, kegiatan ini juga untuk menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Batamad untuk bersama menjaga bumi Kalteng sebagai tanah kelahiran, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.

“Kami ingin kegiatan yang kami lakukan tidak hanya sebagai peringatan biasa, namun sebagai momentum untuk semakin menciptakan kebersamaan dan kerukunan bagi seluruh masyarakat di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Saat itu setelah ritual adat di Tugu Perdamaian oleh Batamad Kalteng ditutup, ribuan anggota Batamad juga menari manasai bersama mengelilingi Bundaran Balanga. c-may

-
-
-