Hukrim

PRESIDEN MADN DIMINTA MENINJAU KEMBALI RENCANA HADIRNYA BAKORMAD DI KALTENG

30
×

PRESIDEN MADN DIMINTA MENINJAU KEMBALI RENCANA HADIRNYA BAKORMAD DI KALTENG

Sebarkan artikel ini
PRESIDEN MADN DIMINTA MENINJAU KEMBALI RENCANA HADIRNYA BAKORMAD DI KALTENG
Gatner Eka Tarung, SE Komandan Brigade Batamad Kabupaten Kapuas

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Penolakan kehadiran Bakormad bentukan MADN, terus disuarakan oleh Batamad dari berbagai Kabupaten di Kalteng, Rabu siang, kepada Wartawan, Gatner Eka Tarung, SE, Komandan Batamad Kabupaten Kapuas, kembali mengingatkan MADN, kali ini langsung ditujukan kepada Presiden MADN, Martin Billa.

Gatner meminta Presiden MADN, meninjau kembali keberadaan Bakormad, khususnya di Kalteng, karena lahirnya MADN adalah hasil kesepakatan empat DAD se Kalimantan  melalui musyawarah Nasional, sehingga apabila MADN membentuk Bakormad, harus melalui munas.

“MADN melahirkan Bakormad tidak melalui munas, berati itu hanya keinginan individu, atau kelompok tertentu, bukan keinginan masyarakat Dayak se Kalimatan, sehingga Saya menduga, kehadiran Bakormad untuk melindungi kepentingan kelompok tertentu, bukan untuk orang Dayak secara luas “ tegas Gatner

Gatner yang juga keturunan ke lima Albert Filip Sinar, salah satu tokoh pejuang Kalteng menambahkan, karena aturan main berdirinya Bakormad tidak sebagaimana mestinya , maka akan membuat gaduh dan gaduh ini tidak akan berhenti, karena itu Bakormad jangan berdiri di Kalteng, karena sudah ada Batamad, tegas Gatner.

“Khusus untuk Presiden MADN diingatkan, jangan menyepelekan kultur Dayak Kalteng, dan keputusan MADN jangan menimbulkan perpecahan sesama Dayak Kalteng , yang akan mencederai perjanjian damai Tumbang Anoi,“ kata Gatner.

Diberitakan sebelumnya, Yuandrias, Pensiunan  Jenderal TNI yang pernah bertugas Di Komando Pasukan Khusus menolak kehadiran Bakormad di Kalimantan Tengah, karena sudah ada yang resmi yaitu DAD Kalteng yang memiliki BATAMAD ,  dan yang ditakutkan , masyarakat akan ragu dan tidak ada kekompakan yang bisa memecah belah suku terutama suku Dayak di Kalteng,” tegas Yuandrias.

Sikap tegas Yuandrias, juga diikuti Komandan Brigade Batamad Kabupaten Barito Utara, Drs. Hertin Kilat dan Komandan Brigade Batamad Kabupaten Lamandau, Dedi Linando Aman , yang sangat sepakat dengan sikap Panglima Batamad Provinsi Kalteng untuk menolak kehadiran Bakormad di Kalteng.

“Karena Batamad satu Komando, maka secara otomatis semua Komandan Brigade  se kalteng dan anggotanya  menolak kehadiran Bakormad di Kalteng” tegas Hertin Kilat dan Dedi Linado.

Sementara itu, menyikapi pernyataan Gatner Eka Tarung, SE, Komandan Batamad Kabupaten Kapuas, dan Panglima Batamad yang meminta Presiden MADN  meninjau kembali keberadaan Bakormad di Kalteng, karena apabila Bakormad dipaksakan hadir di kalteng akan terus menimbulkan kegaduhan, bahkan berpotensi menimbulkan perpecahan dan keributan, Martin Billa yang dikonfirmasi via Whatsapp, Rabu (12/4) pukul 17.08 WIB hingga pukul 20.53 WIB walau sudah cetang 2 (sudah dibaca) tidak memberikan balasan.

Sementara itu, sumber Wartawan di lapangan, menginformasikan , DAD Kalteng sudah mempersiapkan surat yang ditujukan ke Presiden MADN, yang meminta, di Kalimantan Tengah tidak perlu dibentuk Bakormad.ist