Power Game

Pelaksanaan Porprov Kalteng Harus Dievaluasi 

48
×

Pelaksanaan Porprov Kalteng Harus Dievaluasi 

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan Porprov Kalteng Harus Dievaluasi 
TABENGAN/YULIANTINI ATLET DAYUNG- Para atlet dayung Kobar ketika foto bersama usai mengikuti pertandingan Porprov di Sampit, belum lama ini. 

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID –  Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah XII  2023 di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, berakhir sudah. Berdasarkan evaluasi di lapangan, Pemerintah Provinsi Kalteng harus memperbaiki sistem perlombaan di semua cabang olahraga karena terkesan semrawut.

Hal tersebut disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Barat (Kobar) Indra Sani, yang juga sebagai Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Cabang Kobar.

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan, Tim Cabor Dayung Kontingen Kabupaten Kobar mengaku kecewa. Pasalnya, Panitia Cabang Dayung Porprov XII Kalteng di Kabupaten Kotim dianggap tidak transparan.

Disebutkan, banyak permasalahan yang dianggap membuat kerugian para atlet. Khususnya dalam pelaksanaan, termasuk skema pertandingan yang dianggap kurang terbuka. Ironisnya lagi, perolehan medali yang diterima atlet Kobar juga kurang dan tidak lengkap.

“Kami merasa bahwa pertandingan Cabor dayung kurang siap dalam menggelar pertandingan. Kami banyak sekali  dirugikan pada saat bertanding,” kata Indra Sani.

Menurutnya, tim dayung Kobar sebenarnya mampu meraih medali emas dari seluruh kelas yang dipertandingkan. Namun, ada beberapa hal yang justru membuat seluruh atlet dirugikan, lantaran kurang siapnya pelaksana pertandingan di lapangan. Bahkan pada saat menerima medali justru kurang dari jumlah yang diterima.

Hingga tim ini pulang ke Pangkalan Bun, belum ada kabar medali kapan akan diserahkan buat atlet. Terlepas dari itu semua, hasil yang dicapai oleh seluruh atlet cukup memuaskan. Karena perjuangan yang dilakukan demi memberikan nama harum daerah mampu dibuktikan. Meskipun belum dapat meraih medali emas sesuai target yang diberikan.

“Kami cukup alhamdulillah dengan pencapaian yang dilakukan oleh atlet dayung. Semua sudah bekerja maksimal dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Akan tetapi, lanjutnya, harapan ke depan dengan persiapan yang hanya beberapa bulan saja, mampu meraih predikat 3 besar. Sedangkan beberapa kabupaten lainnya mereka mempersiapkan hingga setahun lebih masih berada di bawah Kobar. Ke depan dorongan dan perhatian pemerintah daerah sangat diharapkan terkait sarana dan prasarana, khususnya Dragon boat. c-uli