-
Spirit Kalteng

Pisah Pamit, Wabup Seruyan Iswanti Menangis

45
×

Pisah Pamit, Wabup Seruyan Iswanti Menangis

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA PAMIT- Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar acara Pisah Pamit Bupati dan Wakil Bupati Seruyan periode 2018-2023 bersama seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Seruyan, Senin (18/9).
-

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan menggelar acara Pisah Pamit Bupati dan Wakil Bupati Seruyan untuk periode 2018-2023 bersama seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan, Senin (18/9).

Acara ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Seruyan, usai pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional, dihadiri Bupati Seruyan Yulhaidir, Wakil Bupati Seruyan Hj Iswanti, serta pimpinan perangkat daerah.

Bupati Seruyan Yulhaidir menyampaikan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa selama 5 tahun kepemimpinannya dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Begitu banyak program kerja yang kami susun selama 5 tahun kepemimpinan kami, dan tidak terasa bahwa tanggal 24 September 2023 mendatang kami akan mengakhiri masa jabatan,” ujar Wakil Bupati Seruyan Iswanti, yang menyampaikan sambutan Bupati Seruyan Yulhaidir.

Iswanti tidak kuasa menahan air matanya saat menyampaikan sambutan. Sosok wanita yang dikenal ramah, baik dan pekerja keras di masyarakat itu, seketika mengeluarkan tangisan sembari mengusap air matanya saat memberikan sambutan di penghujung masa jabatannya bersama Bupati Seruyan Yulhaidir.

Ia mengungkapkan, tetesan air mata yang keluar tersebut tidak lain karena dirinya merasa terharu lantaran tak terasa kurang lebih satu minggu lagi, tepatnya tanggal 24 September 2023 mendatang, masa jabatannya sebagai Wakil Bupati dan Bupati Seruyan Yulhaidir telah sampai di penghujung.

“Tidak terasa 5 tahun hampir berlalu dan tanggal 24 nanti akhir masa jabatan saya sebagai Wakil Bupati Seruyan dan Bapak Yulhaidir sebagai Bupati Seruyan dan tidak terasa juga air mata kami menetes,” ungkapnya.

Seketika itu juga suasana menjadi haru. Bupati Seruyan Yulhaidir didampingi istrinya, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Seruyan, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), ASN dan tamu undangan lainnya yang hadir dalam acara ini tertunduk dan terharu saat mendengarkan perkataan Iswanti.

Iswanti mengatakan, selama masa jabatannya lima tahun sebagai Wakil Bupati dan Yulhaidir sebagai Bupati Seruyan tentu begitu banyak kenangan yang mereka torehkan untuk kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hatantiring.

“Yang namanya kenangan itu tentunya ada kenangan yang manis, kenangan pahit dan itu pasti. Dan kenangan-kenangan itu tidak mungkin saya lupakan sebagai Wakil Bupati dan begitu juga Bapak Yulhaidir sebagai Bupati Yulhaidir,” ujarnya.

Seperti diketahui, Hj Iswanti sempat berpolitik dan berkiprah di DPRD Provinsi selama dua periode dan kemudian mencoba memberikan pengabdian untuk Kabupaten Seruyan sebagai calon Wakil Bupati Seruyan dan Yulhaidir sebagai Bupati Seruyan pada tahun 2018 silam.

“Kita berpasangan di 2018 dengan slogan ‘Suara Hati’ singkatan dari Bapak Yulhaidi dan Iswanti dan alhamdulillah kami bisa dipercaya memimpin kabupaten ini selama lima tahun,” tuturnya.

Iswanti mengungkapkan, dirinya telah mengenal banyak pejabat di lingkungan Pemkab Seruyan, baik itu Bupati Seruyan, Sekda, Ketua DPRD dan lainnya sejak masa jabatan ayahnya almarhum Darwan Ali sebagai Bupati Seruyan pada waktu lalu. Sehingga ini juga membuat dirinya terharu dan tidak bisa menahan air mata.

Menurutnya, begitu banyak kenangan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata selama mengemban amanah dan kepercayaan dari masyarakat untuk menjadi Wakil Bupati Seruyan dan Yulhaidir sebagai Bupati Seruyan.

Berkenaan dengan ini, Iswanti mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat serta para pejabat, ASN dan Non ASN di lingkungan Pemkab Seruyan, serta Forkopimda.

“Karena tanpa kalian semua, kami berdua tentunya tidak akan bisa berdiri di sini,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Iswanti juga mengucapkan permintaan maaf sebesarnya-besarnya kepada seluruh masyarakat dan kita semua jika selama masa jabatannya lima tahun sebagai Wakil Bupati  dan Yulhaidir sebagai Bupati Seruyan ada hal-hal yang kurang berkenan atau perkataan yang menyakitkan tolong dimaafkan.

“Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini kecuali Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tidak ada yang abadi di dunia ini kecuali kebaikan yang akan selalu dikenang, oleh karenanya, kenanglah yang baik-baiknya dari kami berdua, yang tidak baik tolong dimaafkan,” katanya. ist/jsi

-
-
-