-
Spirit Kalteng

Menhut Ungkap Kendala Evakuasi Helikopter MI-17 di Seruyan, Bupati dan Wabup Sampaikan Duka Cita

50
×

Menhut Ungkap Kendala Evakuasi Helikopter MI-17 di Seruyan, Bupati dan Wabup Sampaikan Duka Cita

Sebarkan artikel ini
-

Teks Foto : Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, dan Wakil Bupati Seruyan, H.Supain. saat di bandara Kuala Pembuang.

Penarikan bangkai helli. Foto istimewa

Kuala Pembuang/TABENGAN.CO.ID – Kecelakaan helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kabupaten Seruyan, menyisakan duka mendalam. Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwandan, turut menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa para personel TNI AD tersebut.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan, proses pencarian dan evakuasi korban di perairan sekitar Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, menghadapi sejumlah kendala. Kondisi air yang keruh, keterbatasan jarak pandang di bawah permukaan serta gelombang cukup besar menjadi tantangan bagi tim gabungan.

“Kita semua berduka yang mendalam atas gugurnya para patriot bangsa yang sedang melakukan usaha pemadaman karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting,” ungkap Raja Juli saat berada di Kuala Pembuang, Jumat (6/11/2026).

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwandan juga menyampaikan rasa kehilangan atas musibah tersebut. Ia mengapresiasi pengabdian para personel yang telah menjalankan tugas dalam upaya penanggulangan karhutla. Menurutnya, keselamatan dan kelancaran proses evakuasi menjadi perhatian bersama.

Raja Juli menjelaskan, perkembangan kejadian tersebut telah disampaikan kepada Presiden melalui sambungan telepon. Presiden turut menyampaikan belasungkawa dan meminta agar seluruh proses pencarian serta evakuasi dilakukan secara maksimal.

“Saya via telepon sudah meng-update kepada Bapak Presiden dan Bapak Presiden juga menyampaikan belasungkawa, duka yang mendalam dan memerintahkan untuk memaksimalkan proses evakuasi,” ujarnya.

Dalam upaya pencarian, tim gabungan juga menyiapkan tambahan personel penyelam. Sebelumnya, enam penyelam telah diterjunkan ke lokasi, kemudian direncanakan penambahan lima penyelam dari Basarnas dan tujuh penyelam dari TNI Angkatan Laut, serta dukungan penyelam lokal.

Selain pencarian korban, tim juga menyiapkan satu unit kapal tunda atau tugboat untuk membantu proses pengangkatan badan helikopter yang tenggelam menuju tepian.

Raja Juli berharap seluruh rangkaian operasi berjalan lancar dan korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan. Ia juga meminta dukungan doa dari masyarakat agar proses evakuasi dapat diselesaikan dengan baik.

“Sekali lagi mohon doa dari kita semua agar pekerjaan kita maksimum. Satu korban yang belum kita temukan ini insyaallah akan ketemu dan juga helikopter bisa kita tarik ke darat melalui tugboat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Seruyan, H.Supian menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berduka atas musibah tersebut dan berharap seluruh proses penanganan berjalan lancar.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Seruyan menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” Pungkasnya.zul/jsi-red

 

-
-
-