+Pj. Bupati Pulpis Dampingi Gubernur dan Wagub Tinjau Karhutla di Wilayah Taruna
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akhirnya menetapkan status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berlaku selama 10 hari, sejak 6-15 Oktober 2023.
Gubernur Sugianto Sabran mengatakan, peningkatan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat ini karena jumlah kejadian karhutla dan lokasinya juga semakin meningkat. Bahkan, sudah ada 5 daerah yang menetapkan status tanggap darurat, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Kapuas, Katingan, dan Kota Palangka Raya.
Penetapan status ini dituangkan Gubernur Kalteng dalam Surat Keputusan nomor 188.44/397/2023 tanggal 5 Oktober 2023. Berdasarkan kesimpulan Rapat Koordinasi Penanggulangan Hutan dan Lahan, Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan Akibat Dampak El Nino Di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023 pada 5 Oktober 2023, Forum Rapat Koordinasi sepakat untuk menetapkan status tanggap darurat bencana karhutla.
Bupati Kotawaringin Timur telah menetapkan perpanjangan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan selama 14 hari terhitung tanggal 3 Oktober 2023 sampai 16 Oktober 2023.
Kemudian Pj Wali Kota Palangka Raya telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan selama selama 14 hari, terhitung sejak 29 September 2023 sampai 12 Oktober 2023.
Selanjutnya Pj Bupati Pulang Pisau telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan selama selama 42 hari, terhitung sejak tanggal 29 September 2023 sampai dengan tanggal 10 November 2023.
Kemudian Pj Bupati Kapuas telah menetapkan status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan selama 14 hari terhitung tanggal 2 Oktober 2023 sampai dengan 15 Oktober 2023.
Sehingga berdasarkan kajian cepat Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Provinsi Kalimantan Tengah terhadap perkembangan data penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalteng, menetapkan Kalteng dengan status tanggap darurat karhutla.
Gubernur Sugianto Sabran mengimbau seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk terus berupaya dalam penanganan karhutla.
“Pemerintah Kabupaten/Kota juga harus memperhatikan keselamatan para personel dalam penanganan karhutla jangan sampai ada yang meninggal dunia karena asap atau pemadaman kebakaran,” ujarnya, saat memberikan paparan, di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (5/10).
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memaksimalkan anggaran yang ada dalam penanganan karhutla.
Sementara itu, Kepala BP-BPK Kalteng Ahmad Toyib mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka penetapan dari status siaga darurat menjadi status tanggap darurat karhutla di Kalteng.
“Jadi status tanggap darurat ini akan ditetapkan hingga sepuluh hari ke depan sejak tanggal 6 Oktober 2023 hingga 15 Oktober 2023,” sebutnya.
Pj. Bupati Pulpis Dampingi Gubernur dan Wagub
Pj Bupati Pulpis Nunu Andriani, Kamis (5/10/2023) usai mengikutI rapat koordinasi Penanggulangan Karhutla, Inflasi, dan Ketahanan Pangan di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur, bersama Gubernur H. Sugianto Sabran meninjau lokasi Karhutla di wilayah Desa Taruna, Kabupaten Pulang Pisau.
Menurut Pj. Bupati Pulpis Nunu Andriani, selain Gubernur hadir juga Wakil Wagub) Edy Pratowo, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Muhamad Agung Budijono, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, dan unsur Polres Kabupaten Pulang Pisau.
Tiba di Desa Taruna, Pj Bupati bersama Gubernur dan Wagub melihat secara langsung kondisi saat ini, dan api masih tampak menyala.
Sebagaimana disampaikan Gubernur Kalteng, kata Nunu Andriani, dimana dalam Rakor, Karhutla telah terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah yang meluas mulai tanggal 24 September 2023. Hal tersebut disebabkan oleh El Nino moderat, yang lebih tinggi dibanding tahun 2019 El Nino lemah.
“Bapak Gubernur meminta agar penanganan karhutla dilakukan bersama-sama seluruh pihak terkait. Selain itu diperlukan juga mitigasi atau pemetaan, baik wilayah terbakar maupun kendala yang dihadapi, agar dapat dicari jalan keluarnya bersama-sama,” pungkasnya. ldw/c-mye











