PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Aksi pencurian disertai pemberatan (curat) terjadi di SDN 2 Palangka, Jalan Rinjani, Kota Palangka Raya, Rabu (18/10) dini hari. Pelaku yang diketahui berjumlah 4 orang berhasil menggasak belasan kamera CCTV yang terpasang di sekolah.
Kepala Sekolah SDN 2 Palangka Sumiati mengatakan, pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh pengelola kantin sekolah pukul 04.30 WIB. Saat itu pengelola kantin mendapati pintu telah terbuka dan barang dagangan sudah berantakan.
Setelah mengetahui adanya pencurian, pengelola kantin lalu menghubungi penjaga sekolah sekitar pukul 05.00 WIB.
“Saya dapat kabar itu pukul 05.00 WIB dari penjaga sekolah yang ternyata juga mendapatkan kabar pencurian terlebih dulu dari pengelola kantin sekolah,” katanya.
Karena lokasi rumah yang cukup dekat, ia pun segera mendatangi sekolah dan menemukan sejumlah pintu ruangan guru dan kantor terbuka seperti didobrak paksa.
“Mengetahui itu saya dan guru hanya berani mendokumentasikan saja, tanpa memegang barang yang berantakan. Usai dilakukan olah TKP oleh kepolisian, barulah saya mendata barang yang hilang,” jelasnya.
Sumiati menjelaskan, barang yang hilang adalah 11 dari 14 unit kamera CCTV yang terpasang di sudut-sudut ruangan sekolah. Kemudian dagangan dari tujuh kantin sekolah yang turut dijarah habis. Kerugian untuk sekolah diperkirakan Rp23 juta dan pihak kantin sebesar Rp3 juta.
“Kalau dari rekaman CCTV, ada empat orang yang masuk sekitar pukul 00.30 WIB,” jelasnya.
Keempat pelaku mempunyai ciri berbeda-beda. Pelaku pertama hanya polosan tidak menggunakan penutup wajah, pelaku kedua menggunakan jaket Hoodie untuk melindungi kepala, pelaku ketiga menggunakan masker dan sarung, kemudian pelaku keempat seperti ninja yang membelitkan sarungnya di wajah.
“Ini pencurian pertama di sekolah sejak lima tahun saya menjabat. Ke depan kita akan tingkatkan pengamanan sekolah dengan memasang rantai pada pagar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya Ipda Helmi membenarkan adanya pencurian tersebut. Pihak sekolah sudah melaporkan peristiwa tersebut dan ditindaklanjuti dengan melaksanakan Olah TKP oleh Tim Inafis.
“Sudah kita lakukan olah TKP pagi tadi, sementara yang hilang belasan CCTV,” pungkasnya. fwa











