-
Hukrim

Pelangsir Kayu Diduga Jadi Korban Buaya Sebangau

47
×

Pelangsir Kayu Diduga Jadi Korban Buaya Sebangau

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI TENGGELAM
-

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID –  Kembali lagi seorang pelangsir kayu diduga diterkam buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sebangau, tepatnya di Muara Sampang Desa Paduran Sebangau Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis). Peristiwa nahas ini terjadi untuk kesekian kalinya dan membuat warga setempat menjadi takut dan was-was untuk beraktivitas di sungai.

Dikonfirmasi awak media, Pandi warga setempat, Senin (13/11) membenarkan peristiwa tersebut, dan menurutnya pencarian korban masih dilakukan hingga malam pukul 19.00 WIB bersama warga lainnya.

“Betul pak, satu orang yang hilang, pada saat melangsir kayu, dan mereka yang melangsir kayu ini berjumlah enam orang, tapi satu rekannya tiba-tiba hilang,” beber Pandi.

Menurut Pandi, awalnya enam orang ini bersama-sama untuk melangsirkan kayu mereka, dan bersama-sama dari sungai tersebut untuk menaikan kayu. Salah satu rekan mereka di belakang, yang bernama Talip (35) tiba-tiba menyelam, namun setelah itu tidak muncul lagi.

“Kawan-kawan mereka ini mencoba mencari temannya, namun pas di dalam air mereka merasa kayu mereka itu bergolak pak (seperti berputar-putar), lalu mereka semua beranjak menuju ke atas darat,” ucap Pandi.

Merasa ada sesuatu atas hilangnya rekan mereka ini, lanjut Pandi, lalu kelima rekannya itu menyampaikan ke warga setempat yang kemudian melakukan pencarian.

“Ketika kita melakukan pencarian itu, dan ditemukan sendal korban timbul pak berada di tengah-tengah sungai,” ujar Pandi.

Menindaklanjuti kabar tersebut, awak media mengkonfirmasi Bahtiar selaku Kepala Desa Paduran Sebangau Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulpis yang membenarkan adanya seorang pelangsir kayu hilang, namun ia belum bisa memastikan apakah diserang buaya.

“Masih dilakukan pencarian pak. Nanti kalau sudah ada kabar lebih lanjut akan kita sampaikan ke teman-teman media,” ujar Bahtiar.

Untuk diketahui, sejak tahun 2022 sudah ada 3 pekerja bansaw jadi korban terkaman buaya. Dan hilangnya korban diduga dimangsa buaya juga tidak jauh dari peristiwa-peristiwa sebelumnya. c-mye

 

-
-
-