PALANGKA RAYA – Sebagai wadah dan sarana pendengar aspirasi masyarakat setempat, Dewan legislatif memberikan pesan kepada Pemerintah Kota (Pemko) melalui pemimpin kecamatan dan kelurahan untuk aktif mengumpulkan informasi mengenai warga yang terkena dampak banjir di wilayah masing-masing.
Seperti dilakukan Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Sigit Widodo yang baru-baru ini melakukan pemantauan langsung terhadap dampak banjir di beberapa wilayah di Palangka Raya. Khususnya di daerah dataran rendah seperti Kelurahan Jekan Raya, Jalan Mendawai, dan sekitarnya, baru-baru ini.
Sigit Widodo mengajak perangkat daerah, termasuk camat dan lurah untuk turut serta aktif dalam pemantauan dampak banjir bagi penduduknya. Tujuannya adalah memberikan laporan mengenai situasi terbaru dampak banjir di setiap kelurahan dan kecamatan.
“Terkait warga yang mengalami kebanjiran, para camat dan lurah harus segera menghimpun datanya agar dapat dilaporkan pada Pj Wali Kota Palangka Raya untuk diambil tindakan dan langkah selanjutnya,” imbau Sigit, Rabu (13/12).
Lebih lanjut Sigit menjelaskan bahwa tindakan tersebut juga bermanfaat untuk menyediakan informasi yang akurat kepada Pemko, untuk mendukung intervensi, alternatif terbaik, dan tindakan yang efisien bagi warga yang terdampak banjir.
Termasuk laporan terbaru terkait kondisi curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai-sungai di daerah tidak dapat menampung air dan sungai meluap ke pemukiman warga terutama yang berada di dataran rendah.
Dia berharap data warga terdampak banjir dapat mempermudah pihak terkait dalam memantau kenaikan debit air dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan lain, seperti mengevakuasi warga ke tenda-tenda posko yang telah disediakan.
“Kami sangat berharap, debit air akan cepat turun agar tidak banyak warga yang mengalami dampak banjir. Mengingat bencana banjir ini seperti agenda rutin yang hampir setiap tahun dialami warga dataran rendah,” pungkasnya.rba





