DPRD PALANGKA RAYA

MANFAATKAN MOMEN NATARU-Pelaku UMKM Didorong Tingkatkan Penjualan

28
×

MANFAATKAN MOMEN NATARU-Pelaku UMKM Didorong Tingkatkan Penjualan

Sebarkan artikel ini
MANFAATKAN MOMEN NATARU-Pelaku UMKM Didorong Tingkatkan Penjualan
HM Khemal Nasery

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Momen Perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dapat menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menghasilkan pendapatan lebih.

Pasalnya momen perayaan hari besar keagamaan seperti saat ini dinilai mampu menciptakan atmosfer positif, bahkan dapat digunakan oleh UMKM untuk memperluas pangsa pasar.

Karena itu, para pelaku UMKM lokal didorong mampu memanfaatkan momen saat ini dengan menghadirkan produk kreatif dan menarik guna menarik perhatian pelanggan.

Seperti diungkapkan Khemal Nasery, anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya. Ia mendorong pelaku UMKM di kota setempat lebih bersemangat dan kreatif memasarkan produknya saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) saat ini.

“Kita bisa melihat sendiri bahwa produk UMKM di Palangka Raya, seperti kuliner lokal tidaklah kalah dalam kualitas. Terutama produk makanan dan minuman kemasan,” kata Khemal, kemarin.

Bahkan bagi pelaku UMKM bidang makanan dan minuman, lanjut Khemal, bisa mengemas produk jualannya dalam bentuk bingkisan Natal yang menarik.

Bahkan pelaku UMKM bidang lainnya pun memiliki kesempatan yang sama besar untuk memasarkan produknya sebagai bingkisan natal, misalnya dalam bentuk parsel tas anyaman rotan atau benang bintik sebagai kado Natal.

“Jika pelaku UMKM dapat melihat peluang dan memanfaatkan momen Natal ini dengan baik, seharusnya mereka dapat memanfaatkan kesempatan besar ini untuk memasarkan produk mereka dengan lebih efektif,” ujarnya.

Khemal menambahkan, kurang lebih 2 minggu menjelang Natal dan 3 minggu memasuki Tahun Baru 2024, yang artinya masih ada kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mencoba menjadikan produknya sebagai bingkisan untuk dipasarkan menjelang Natal maupun tahun baru.

Khemal meyakini bahwa produk UMKM di Palangka Raya memiliki kualitas yang bersaing, tidak kalah dengan produk industri skala nasional maupun internasional.

“Setidaknya upaya tersebut menjadi salah satu upaya promosi akan keberadaan produk UMKM lokal milik masyarakat kita,” tuturnya.

Terakhir, ia berharap, selain dengan adanya dorongan dari pemerintah kota, masyarakat juga diharapkan dapat lebih menggunakan dan memanfaatkan produk-produk usaha lokal dibandingkan produk luar.

Karena, dukungan komunitas yang cenderung tinggi selama musim liburan juga dapat membantu UMKM membangun koneksi yang kuat dengan pelanggan serta meningkatkan kesadaran merek mereka.

Oleh karena itu, Nataru bukan hanya momen merayakan, tetapi juga peluang bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan berkembang dalam ekosistem bisnis lokal.rba