MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID-Wahyudin warga asal Sunda yang tinggal di Jalan Keladan dilaporkan tenggelam dan ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa di lokasi wisata DAM Desa Trinsing, pada Senin 1 Januari 2024 siang.
Leri saapan akrab yang merupakan ipar dari korban menunuturkan, korban tidak ada riwayat penyakit apapun.
Korban adik ipar-nya tinggal bersamanya kurang lebih selama 3 tahun. Untuk kesehariannya korban aktif di mejelis-mejelis, sering di pesantren dan sering membacakan doa Yasin dikuburan, kata dia saat di jumpai Tabengan di rumah duka, Selasa (02/01) siang.
“Kami datang ke DAM trinsing atas kemauan kami sekeluarga, kami juga tidak menyangka juga atas kejadian menimpa korban karena takdirnya sudah sampai. Untuk permasalahan berenang, sebelumya kita pikir secara logikanya saja kalo tujuan dia mandi ke sungai berarti korban itu bisa berenang, kalo ia tidak bisa berenang iya jelas adik kami tidak berani, sembari sang ipar memperlihatkan video korban menuju ke sungai yang tidak sengaja direkam istri saya sebelum kejadian,” jelasnya.
Atas peristiwa itu kami tidak mempermasalahkannya, tetapi kedepannya kami berharap kepada pemerintahan daerah agar di tempat tempat wisata agar ada tim pengamanan gunanya untuk menghindari masalah, ada tim kesehatan gunanya untuk menangani hal hal yang tidak diinginkan, juga harus ada ambulans karena itu harus diutamakan, itu lah harapan besar kita kepada pemerintah kabupaten barito utara,” pungkasnya.c-hrt











