PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Anisa (45) menjadi korban penganiayaan orang tak dikenal (OTK) di rumahnya Jalan Menteng XXIV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Kamis (21/3) malam. Korban mendapat luka parah di bagian kepala usai menerima hantaman benda tumpul oleh pelaku yang saat itu menyerang secara tiba-tiba.
Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban mendengar ada seseorang yang mengetuk jendela kamar. Tak lama korban lantas membuka pintu depan rumah. Saat itu pelaku yang seorang diri mengaku sebagai supir travel dan tengah mencari alamat seseorang. Tak lama, pelaku meminta izin untuk menumpang ke toilet untuk buang air kecil.
Karena pelaku terlalu lama di kamar mandi, korban kemudian curiga dan mendatangi pelaku. Karena tidak ada respon saat dipanggil, korban berinisiatif mendorong pintu kamar mandi.
Nahas, ketika membuka pintu kamar mandi korban langsung diserang menggunakan besi secara berulang-ulang. SGY (15), anak korban, mengatakan jika saya kejadian ia dan adiknya berada di kamar sebelah bermain ponsel dan mendengar teriakan dari ibunya. Ketika mengintip melalui lubang jendela kamar, ia melihat pelaku tengah menganiaya ibunya.
“Pelaku memanggil saya dengan nada mengancam, saya langsung lari bawa adik ke warung terdekat untuk minta pertolongan,” katanya, Jumat (22/3).
Ia mengaku tidak mengenali pelaku dan tidak melihat wajahnya dengan jelas. Pelaku saat itu berlumuran darah di bagian wajah.
“Sejauh ini belum ada barang berharga yang hilang. Saya cuma tinggal bertiga dengan ibu, ayah di Banjarmasin bekerja,” pungkasnya.
Usai kejadian pelaku segera melarikan diri dan korban dievakuasi oleh warga ke RS Muhammadiyah. Pelaku diketahui menggunakan baju kaos berwarna kuning bergaris-garis, celana berwarna coklat dan menggunakan sepeda motor Honda Blade motif Repsol berwarna jingga.
Kejadian penganiayaan tersebut viral dimedia sosial dan grup WhatsApp di Kota Palangka Raya. Dalam video yang beredar, korban terlihat berlumuran darah di bagian wajah sambil meminta tolong kepada seseorang.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Satreskrim Polresta Palangka Raya yang tengah melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Unit Inafis. fwa





