-
Spirit Kalteng

Ongkos Angkut 250 Ton Beras Disubsidi

67
×

Ongkos Angkut 250 Ton Beras Disubsidi

Sebarkan artikel ini
TABENGAN/RAHUL PENYERAHAN- Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu saat menyerahkan Bantuan Subsidi Ongkos Angkut kepada Kepala Perum Bulog Kalteng Budi Cahyanto, Rabu (27/3).
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Sebagai upaya menekan inflasi daerah, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) kembali menyubsidikan ongkos angkut pendistribusian beras.

Subsidi ini meliputi 250 ton beras dengan diskon sebesar Rp160 per kilogram, bertujuan untuk meringankan beban biaya angkut bagi para distributor dan pedagang serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras bagi masyarakat setempat.

Pemko bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah, UD ALFI, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Palangka Raya yang didukung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah.

Adapun penyubsidian ini dilakukan pada acara peluncuran Pendistribusian Komoditi Beras Program Bantuan Subsidi Ongkos Angkut (SOA) Tahun 2024, di Gudang Perum Bulog Palangka Raya, Rabu (27/3).

Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai kerja sama untuk memberikan subsidi ongkos angkut sebesar 250 ton.

“Ini nantinya untuk didistribusikan ke beberapa pasar atau gerai-gerai yang ada di Plangka Raya untuk kemudian dapat memenuhi kebutuhan masyarakat jelang hari Raya Idul Fitri,” ungkap Hera kepada Tabengan, Rabu (27/3).

Sementara itu, Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal menyebutkan, merupakan komitmen Pemko Palangka Raya dalam menjaga stabilitas harga barang pokok dan kesejahteraan masyarakat.

“Subsidi sebagai upaya dari Pemko Palangka Raya meringankan harga terutama menjaga lonjakan kenaikan harga beras menjelang perayaan Lebaran mendatang. Diharapkan subsidi ini dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan meringankan beban masyarakat,” kata Samsul Rizal.

Lebih lanjut Samsul Rizal menjelaskan, sebagai wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, subsidi ini tidak hanya bertujuan untuk menekan inflasi, tetapi juga untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang cukup bagi seluruh lapisan masyarakat setempat.

“Dengan adanya subsidi ini, diharapkan tidak akan terjadi lonjakan harga yang signifikan, sehingga masyarakat dapat menjalani perayaan Lebaran mendatang dengan lebih tenteram dan terjamin akan kecukupan bahan pokok terutama beras,” pungkasnya. rmp

 

-
-
-