PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya Heriyus M Yoseph mengapresiasi atas diresmikannya sarana dan prasarana (sarpras) pendidikan berupa gedung baru SDN Saripoi 2 di Kelurahan Saripoi, Kecamatan Tanah Siang, Kamis (2/5), bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Heriyus mengatakan, dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp5,4 miliar, merupakan komitmen kuat dari Pemkab Mura dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu dunia pendidikan. Putra daerah asal Tanah Siang yang juga politisi PDI Perjuangan ini juga mendorong agar Pemda Mura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan pemetaan dan pemerataan peningkatan Sapras Pendidikan di 10 kecamatan, khususnya di daerah pelosok.
“Ini wujud yang nyata realisasi program merdeka bagi anak bangsa, agar semangatnya dalam mengajar dan selalu disiplin dalam mendidik anak bangsa dengan mutu kinerja yang sangat baik. Ada pula seperti data yang sudah disampaikan oleh Kadis Pendidikan, ada beberapa pembangunan yang sama juga telah rampung, dan juga yang belum dapat direalisasikan. Tentunya kita harus mendorong agar mereka (Dinas Pendidikan) juga melakukan pemerataan peningkatan sapras didaerah pelosok yang kondisinya perlu mendapatkan perhatian,” ucap Heriyus, Jumat (3/05).
Selain itu, Heriyus juga mengatakan bangunan gedung, sapras lainnya seperti kursi, meja, lemari, papan tulis serta rumah dinas guru banyak yang kondisinya tidak layak lagi perlu mendapatkan perhatian. “Tidak hanya pembaharuan berupa fisik bangunan, kami selaku para anggota DPRD saat menggelar reses ke desa-desa, kami juga mendapatkan beberapa kritikan dari masyarakat bahwa ada cukup banyak bangunan serta fasilitas yang tidak layak pakai, ini yang masih menjadi masalah bagi kami PR yang harus kami selesaikan, supaya sarpras dapat dilaksanakan di desa-desa terpencil,” katanya.
Harapan dalam memajukan dunia pendidikan anak-anak, memerlukan tanggung jawab yang besar, dapat berperan menjadi pengganti orang tua disekolah. Selain guru dapat bekerja sama dengan orang tua, masyarakat, pemdes, tenaga teknis lainnya, yang harus memberikan contoh baik agar berdampak positif terhadap anak-anak. c-crs











