-
Lamandau

Isu Etnis Tertentu, Patung Gapura Mekar Mulya Dibongkar

111
×

Isu Etnis Tertentu, Patung Gapura Mekar Mulya Dibongkar

Sebarkan artikel ini
DIBONGKAR-Tampak patung di gapura Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, yang dibongkar, baru-baru ini. ISTIMEWA
-

NANGA BULIK/TABENGAN.CO.ID – Isu adanya etnis atau suku tertentu yang keberatan dengan keberadaan patung di gapura gerbang atau tugu masuk Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau ditepis Kepala Desa Mekar Mulya Erlangga.

Dikonfirmasi wartawan via telepon, Erlangga mengaku, patung yang berada di antara dua sisi gapura gerbang desanya itu sengaja dirobohkan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Gerbang atau tugu tersebut memang dibangun Pemdes. Sekitar satu tahun lalu, dan dengan adanya rembug serta usulan dari dua Paguyuban yakni Paguyuban Krido Laras (Kuda Lumping) dan Paguyuban Wahyu Manunggal Rahayu (Warok) maka di sisi gapura dibangun patung itu sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan atas kesenian Kuda Lumping dan Warok,” ungkapnya kepada Tabengan, Kamis (4/7).

Apalagi, lanjut dia, kesenian dari dua paguyuban tersebut sering ditampilkan baik pada acara tingkat kecamatan bahkan tingkat kabupaten.

“Namun karena ada arahan dari Pak Kapolda Kalteng, melalui Pak Kapolres dan juga pemerintah daerah, demi menjaga kamtibmas maka patung tersebut tadi dirobohkan,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan dia, tidak ada permasalahan apapun soal dirobohkannya patung tersebut. Dan, meski demikian kedua paguyuban yang ada tetap akan berupaya untuk melestarikan dan menjaga eksistensi kesenian mereka.

Sebelumnya, keberadaan patung yang mencerminkan salah satu etnis yang pernah berkonflik tersebut sempat viral di sejumlah platform media sosial dan disoroti sejumlah pihak. Mereka sangat menyayangkan keberadaan patung tersebut, sehingga pihak Pemdes Mekar Mulya akhirnya meroboh keberadaan patung tersebut, untuk menjaga kamtibmas, terlebih menjelang Pilkada mendatang. c-kar

 

-
-
-