*Pengamat: Kemungkinannya Kecil
PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Minimnya bakal calon yang mendaftar untuk bersaing memperebutkan kursi Wali Kota di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Palangka Raya 2024, membuat Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) incumbent Fairid Naparin berpotensi melawan kotak kosong.
Meski demikian, menurut pengamat politik Kalteng Ricky Zulfauzan, kemungkinan terjadinya Fairid melawan kotak kosong di Pilwali Palangka Raya itu sangat kecil.
“Saya rasa untuk Pilwali kecil sekali kemungkinan untuk Fairid hanya melawan kotak kosong,” katanya, Kamis (25/7).
Pasalnya, ada sejumlah kandidat bakal calon (Balon) Wali Kota, baik dari internal kader partai maupun dari luar partai. “Tokoh politik sebagai balon wali kota yang mendaftar ke parpol cukup banyak,” ujarnya.
Ricky juga menjelaskan, dalam sistem Pilwali, kalau melawan kotak kosong tidak menguntungkan bagi Fairid.
“Seandainya itu terjadi, tentunya Fairid akan memasang calon bonekanya agar minimal ada dua kontestan,” ujarnya.
Saat ini, Fairid dipastikan sudah mengantongi 7 kursi, 6 kursi Golkar dan 1 kursi Perindo yang telah memberikan rekomendasi, Rabu (17/7) lalu.
Sementara itu, kandidat lainnya yang sudah mengantongi rekom, Rojikinoor, yang telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN). Diketahui PAN pada Pileg lalu, berhasil meraih 3 kursi. Perlu tambahan 3 kursi lagi untuk bisa mengajukan pasangan calon (Paslon) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). jef











