SPIRIT POLITIK

Gubernur Terpilih Harus Manfaatkan Peran Strategis Penyangga IKN

16
×

Gubernur Terpilih Harus Manfaatkan Peran Strategis Penyangga IKN

Sebarkan artikel ini
Gubernur Terpilih Harus Manfaatkan Peran Strategis Penyangga IKN
David Benedictus Situmorang Presiden BEM UPR, Marselinus Darman Presiden BEM UNKRIP dan Filipi Presiden BEM IAHN

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.IDTanggal 27 November 2024 mendatang, masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) akan disuguhi pesta demokrasi, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), memilih Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub). Makna Pilkada itu sendiri, bukan hanya pesta demokrasi yang digelar sekali dalam 5 tahun, tetapi mengandung esensi bagaimana menentukan, memilih pemimpin Bumi Tambun Bungai, yang diharapkan membawa peran penting untuk menjawab posisi Kalteng ke depan.

Terlebih, dengan ditetapkannya ibu kota baru Indonesia, Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di Kabupaten Kutai Kertanegara dan Penajam Paser Utara, Kalteng yang berbatasan langsung dengan Kaltim, menjadi penyangga, berperan penting, dan tentunya peluang besar dalam pembangunan ke depannya.

Sebab itu, sosok pemimpin Kalteng ke depan, diharapkan benar-benar mampu memanfaatkan peran strategis tersebut sebagai penyangga IKN.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Palangka Raya (UPR) David Benedictus Situmorang mengatakan, bakal calon (Balon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng ke depan yang diharapkan terpilih dan memimpin Kalteng bukan hanya memiliki kapasitas, namun juga mumpuni kapabilitasnya untuk memimpin.

“Pemimpin Kalteng yang kita harapkan, harus mampu memberikan solusi dalam setiap permasalahan, terlebih Kalteng sebagai penyangga IKN, tentunya yang ideal, yang kita harapkan sosok yang dapat memecahkan masalah dengan solusi konkret, tegas dan berani,” kata David kepada Tabengan, Kamis (1/8).

Mahasiswa Teknik Pertambangan itu juga mengharapkan, pemimpin Kalteng ke depan harus berpihak kepada kepentingan masyarakat serta selalu terbuka kepada setiap aspirasi yang disampaikan, tanpa membeda-bedakan.

“Pemimpin yang mengedepankan kemajuan pendidikan, peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta ekonomi masyarakat berkelanjutan untuk dapat bersaing sebagai daerah penyangga IKN,” jelasnya.

Terpisah, Presiden BEM Universitas Kristen Palangka Raya (UNKRIP) Marselinus Darman menyebut, sosok yang dirindukan untuk memimpin Kalteng, tentunya yang betul-betul memiliki visi memajukan Kalteng. “Kaltim sudah ditetapkan menjadi IKN merupakan menjadi angin surga, apabila dipersiapkan dengan serius, supaya nantinya IKN bisa berdampak baik bagi masyarakat kita di Kalteng,” kata Marselinus.

Kalteng jangan sampai dijadikan objek, melainkan jadi subjek dalam keberlangsungan IKN, masyarakat Kalteng jangan sampai menjadi penonton di tanahnya sendiri.

“Untuk mendukung kehadiran IKN, SDM Kalteng perlu dibangun seoptimal mungkin, terpenting juga adanya pemerataan pembangunan infrastruktur sebagai jantung perekonomian masyarakat,” harapnya.

Hal lain terpenting juga, keberadaan kekayaan budaya daerah, jangan sampai dikesampingkan, utamanya Hak Hukum Masyarakat Adat, yang sampai saat ini belum diakui secara hukum oleh negara.

“Kerinduan-kerinduan di atas, tentunya membutuhkan seorang pemimpin yang benar-benar memahami kebutuhan masyarakat. Tak lupa juga pemimpin yang selalu mendukung anak muda,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden BEM Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Filipi menyebut, sosok ideal yang harus dimiliki pemimpin Kalteng, harus memiliki integritas, keberanian, rasa hormat, kesadaran diri, empati dan rasa syukur agar bisa menjadikan Kalteng lebih maju.

“Menjadi seorang pemimpin juga harus memiliki kecekatan dalam mengambil keputusan dan kebijakan serta harus mampu mengetahui apa yang menjadi kebutuhan masyarakat sebagai penyangga IKN,” imbuhnya.

Apabila beberapa hal tersebut dimiliki pemimpin ke depan, ia yakin Kalteng akan lebih maju dan penuh keberkahan. “Dalam hal ini seorang gubernur maupun wakil gubernur harus bertanggung jawab, bisa berpikir dengan tenang, sabar dan inovatif,” ujarnya.

Selain itu kata dia, pemimpin juga harus kreatif dan penuh dengan energi positif. Ditambah dengan kejujuran, kemampuan berkomunikasi dan pengambilan keputusan yang baik.

“Peningkatan SDM juga penting bagi masyarakat, agar mampu berkontribusi dalam mengisi diri pada peluang-peluang yang ada di IKN serta mampu meningkatkan infrastruktur seperti jalan dan sebagainya, sehingga mampu menghubungkan Kalteng menuju IKN menjadi lebih mudah, cepat, aman dan nyaman,” tutupnya. rmp