Spirit Kalteng

Peringati Hari Bumi, PT GSDI Perkuat Edukasi Pencegahan Kebakaran Sejak Dini

44
×

Peringati Hari Bumi, PT GSDI Perkuat Edukasi Pencegahan Kebakaran Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Peringati Hari Bumi, PT GSDI Perkuat Edukasi Pencegahan Kebakaran Sejak Dini

EDUKASI-Momentum Hari Bumi Sedunia, PT GSDI edukasi pencegahan kebakaran sejak dini seperti kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran yang melibatkan siswa dan tenaga pendidik.FOTO HNS PT GSDI.

Pangkalan Banteng//Tabengan.co.id– Dalam momentum Hari Bumi Sedunia, PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) melakukan edukasi pencegahan kebakaran sejak dini seperti kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran yang melibatkan siswa dan tenaga pendidik secara aktif di SMPN 2 Pangkalan Banteng, Rabu (22/4).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan keberlanjutan perusahaan yang menempatkan aspek perlindungan lingkungan dan pencegahan kebakaran sebagai prioritas utama. Sejalan dengan prinsip zero burning policy, PT GSDI secara konsisten mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan, termasuk melalui penguatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia, edukasi kepada generasi muda dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya sadar lingkungan. Melalui Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD), perusahaan menghadirkan pelatihan praktis yang mencakup pengenalan potensi risiko kebakaran, teknik penanganan awal, hingga penggunaan peralatan pemadam sederhana.

Para peserta menerima materi dan juga terlibat langsung dalam simulasi pemadaman menggunakan karung goni, alat pemadam api ringan (APAR), serta unit pemadam milik perusahaan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat secara nyata.

PIC Fire Protection PT GSDI, Tri Budi J menegaskan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memastikan keselamatan lingkungan sekitar tetap terjaga.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Pemahaman dasar seperti arah angin, jarak aman, dan prosedur evakuasi menjadi bekal penting untuk meminimalkan risiko kebakaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan implementasi dari sistem pencegahan kebakaran terintegrasi yang dijalankan perusahaan. Sistem tersebut mencakup pemantauan titik api secara berkala, patroli terpadu, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelatihan rutin bagi tim tanggap darurat.

Dalam kebijakan keberlanjutan perusahaan menegaskan komitmennya untuk melindungi area bernilai konservasi tinggi, mengelola lahan secara bertanggung jawab tanpa pembakaran, serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Pendekatan kolaboratif ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat, institusi pendidikan, hingga aparat setempat dalam upaya pencegahan kebakaran.

Kegiatan ini turut dipantau oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan Banteng sebagai bentuk sinergi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan wilayah.

Melalui inisiatif ini, PT GSDI menegaskan bahwa upaya mencapai target zero fire tidak hanya bergantung pada sistem internal perusahaan, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Edukasi, kolaborasi, dan konsistensi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.yulia/jsi-red