NANGA BULIK/TABENGAN.CO.ID-Pasangan bacalon bupati dan wakil Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana dan H Budiman menjadi pasangan pertama yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamandau untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Lamandau periode 2024-2029.
Berbagai elemen masyarakat, kader partai politik pendukung dan simpatisan turut serta mengantarkan pasangan yang diusung Partai Golkar, Hanura dan PKS itu ke kantor KPU Lamandau. Kedatangan Pasangan Hendra-Budiman ke kantor KPU Lamandau juga diiringi tarian seni dari berbagai suku, mulai dari Suku Dayak, Jawa, Batak, serta Sunda.
“Hari ini kami (Hendra-Budiman) yang diusung oleh 3 Parpol, yakni Golkar, Hanura dan PKS melaksanakan pendaftaran ke KPU Lamandau, dan Alhamdulillah telah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU,” ungkap Hendra Lesmana.
Dirinya menambahkan sebagai incumbent pihaknya telah melakukan banyak hal. “Hal-hal baik telah kami landaskan. Dan yang akan kami sampaikan ke masyarakat tentunya lanjutkan dan tuntaskan pembangunan yang sudah dilandaskan.
Dirinya meyakini, masyarakat Kabupaten Lamandau semakin cerdas untuk menentukan siapa yang layak memimpin Kabupaten Lamandau lima tahun kedepan.
Terkait dengan adanya berbagai kesenian daerah yang mengiringi pendaftaran pasangan Hendra-Budiman di KPU, Hendra menjelaskan bahwa hal itu merupakan inisiatif masyarakat sebagai bentuk dukungan dari beragam etnis dan suku yang ada di Kabupaten Lamandau pada pasangan Hendra-Budiman.
“Dalam hal ini, Pasangan Hendra-Budiman senantiasa mengayomi dan menghargai keragaman budaya yang ada di Kabupaten Lamandau. Hal ini juga merupakan bentuk peran dari masyarakat memotret kinerja kami sebelumnya, sehingga kami berkomitmen untuk melanjutkan dan menuntaskan kepemimpinan kami di periode ke-2,” jelasnya.
Hendra juga menyampaikan bahwa dari kajian dan survei yang dilakukan sejumlah lembaga riset, tingkat kepuasan masyarakat Kabupaten Lamandau terhadap kepemimpinan kami di periode pertama menunjukkan kepuasan yang tinggi.
Di dalam proses Pilkada ini, seluruh peserta atau kontestan dapat menciptakan situasi yang aman, nyaman, penuh kegembiraan sehingga proses demokrasi dapat berjalan baik.
“Jangan sampai Pemilu yang hanya 5 tahun sekali ini merusak kebhinekaan dan kerukunan diantara masyarakat yang ada di Kabupaten Lamandau,” tukasnya.c-kar





