SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta Bupati mengganti kepala desa (Kades) definitif di desa tersebut. Pasalnya, warga menilai Kades tidak menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan jarang berada di desa.
“Hari ini kami menggelar unjuk rasa, karena selama memimpin Kades Kenyala tidak ada kelihatan pembangunannya,” kata Loling, koordinator unjuk rasa, di depan kantor Desa Kenyala, Rabu (18/9).
Aksi demonstrasi diikuti ratusan warga. Mereka meluapkan rasa kecewanya di depan kantor desa tersebut. Namun, saat aksi, perangkat desa tak satu pun berada di kantor, hal ini membuat warga semakin kecewa terhadap perangkat desa.
Disampaikan, sebelum melakukan aksi yang menerjunkan 150 orang tersebut, mereka telah berkoordinasi ke pihak kepolisian setempat dan Kecamatan Telawang.
Warga menginginkan desanya sama seperti desa lainnya yang maju, seperti adanya pembangunan dan inovasi. Mereka menilai, selama Desa Kenyala dipimpin Sahewa Harianto, desa tersebut tidak ada kemajuan. Pembangunan tidak ada meski Dana Desa terus mengalir.
Oleh sebab itu, warga desa itu meminta Kades yang saat ini menjabat agar mundur dari jabatannya. Mereka pun meminta Bupati Kotim Halikinnor agar menunjuk Penjabat (Pj) Kades untuk sementara waktu.
“Kami mendesak Bapak Bupati untuk menunjuk Pj Kades sementara. Terkait masalah ini, warga meminta Pemkab Kotim turun tangan,” tegasnya.
Mereka juga meminta agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampit dan Inspektorat Kotim turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kinerja yang bersangkutan, karena sejauh ini mereka menilai Kades Kenyala diduga tidak transparan terhadap penggunaan Dana Desa. Ditegaskan, jika Pemkab Kotim tidak menanggapi aksinya, mereka akan melanjutkan aksi ke Kejati Kalteng.
“Kades Kenyala harus mundur dari jabatannya karena tidak layak lagi memimpin desa. Kami juga meminta Pemkab Kotim harus turun tangan tentang perangkat Desa Kenyala, mulai dari Kaur, Kasi Perencanaan dan Kasi Pemerintahan. Saat ini kosong sudah lama tidak ada penggantinya,” imbuhnya.
Sementara, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Telawang yang turut hadir mewakili Camat setempat mengungkapkan, aspirasi warga tersebut itu akan segera disampaikan ke camat. Dikatakan, sebelumnya Camat memediasi warga, hasil dari mediasi itu yang akan disampaikan ke Bupati.
“Nanti Camat yang akan menyampaikan ke Bupati Kotim. Karena untuk menunjuk Pj Kades adalah Bupati,” ujarnya.
Kades merupakan hasil pemilihan dari warga sehingga yang memiliki kewenangan menunjuk Pj adalah Bupati Kotim. Dalam hal ini, pihaknya juga belum dapat memastikan hasilnya.
“Jadi kita tunggu saja hasilnya apa dari Bupati Kotim, semoga memberikan keputusan yang terbaik untuk warga Kenyala,” harapnya. ist











