Lamandau

Pj Ketua TP PKK Lamandau Kunjungi Posyandu Kumala Bhayangkari

38
×

Pj Ketua TP PKK Lamandau Kunjungi Posyandu Kumala Bhayangkari

Sebarkan artikel ini
KUNJUNGAN-Pj Ketua TP-PKK Lamandau yang juga Bunda PAUD Lamandau Ny Febby Sutriani, mengunjungi TK Kumala Bhayangkari. ISTIMEWA

NANGA BULIK/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Lamandau. Selasa (8/10), Pj Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD, Febby Sutriani Said Salim, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lamandau, Rosmawati, mengunjungi Posyandu Kumala Bhayangkari Kota Nanga Bulik.

Istri Pj Bupati Lamandau Said Salim itu menemui ibu hamil dan balita yang tengah mengikuti kegiatan posyandu. Dimana kegiatan itu merupakan salah satu program intervensi stunting di Kabupaten Lamandau.

Dalam kesempatannya, Febby Sutriani menyampaikan, hingga saat ini angka stunting di Lamandau masih berada di angka 13%, pihaknya akan terus berusaha keras untuk menekan angka stunting sehingga kedepan Lamandau tidak ada lagi atau zero stunting.

“Kami sedang berusaha keras untuk menurunkan angka ini. Hal ini juga sesuai dengan arahan dari ibu Gubernur selaku Ketua PKK Provinsi Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Ia menegaskan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung kesehatan anak-anak di Lamandau.

Febby juga menyampaikan, salah satu langkah yang dilakukan adalah melaksanakan program peningkatan gizi bagi ibu hamil yakni membagikan telur kepada para ibu yang datang ke Posyandu.

“Telur yang kami bagikan diharapkan bisa diolah di rumah dan menjadi makanan bergizi, sehingga dapat membantu menurunkan angka stunting. Kami berharap anak-anak nantinya bisa tumbuh sehat, optimal, dan berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lamandau, Rosmawati, menyebutkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, angka stunting di Lamandau menunjukkan fluktuasi.

“Namun, dari 2022 hingga 2023, terjadi penurunan signifikan dari 25,5% menjadi 13,3%,” ungkap Rosmawati.

Dijelaskannya, Pemkab Lamandau terus berupaya menurunkan angka stunting dengan melaksanakan program-program intervensi guna memastikan kebutuhan kecukupan gizi bagi Balita dan ibu hamil di Kabupaten Lamandau.

“Diharapkan dapat membawa Kabupaten Lamandau semakin bebas dari stunting, demi masa depan generasi yang lebih baik,” tukasnya. c-kar

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *