PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua Sementara DPRD Murung Raya (Mura), Bebie, mengharapkan dinas teknis khususnya Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanikan) dan Dinas Ketahanan Pangan yang menaungi para tenaga teknis penyuluh untuk dapat secara berkala melakukan evaluasi atas pelaksanaan kegiatan pembinaan kelompok tani.
Seperti diketahui, kelompok tani untuk masing-masing komoditi pertanian, peternakan dan perkebunan tersebar di 10 kecamatan merupakan binaan dari masing-masing dinas teknis terkait. “Melakukan evaluasi secara berkala ini tujuannya untuk meningkatkan produktifitas pertanian dan kesejahteraan petani kita, khususnya yang ada pada masing-masing kelompok tani,” kata Politisi asal PDI Perjuangan ini, pekan kemarin.
Bebie menambahkan, melalui pembinaan yang baik dan optimal di lapangan, tentunya petani akan mendapatkan pelatihan teknis dan penyuluhan agar dapat meningkatkan hasil pertaniannya, baik dengan teknologi maupun teknik yang lebih efisien. “Sehingga pada akhirnya nanti, kelompok tani kita tidak hanya bergantung kepada bantuan dari pemerintah, tetapi mampu mengelola usaha pertaniannya secara mandiri,” tutupnya.
Bebie juga mengapresiasi program Pengembangan Budidaya Kakao digelar selama dua hari, oleh pihak pemerintah daerah (Pemda) melalui Distanikan setempat. Menurutnya, langkah strategis yang dilakukan ini diharapkan, terus konsisten secara berkala dilakukan agar penyuluh dan petani komoditi kakao di Mura mendapatkan informasi dan teknologi langsung untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil pertanian mereka.
“Kita mengapresiasi langkah strategis Pemkab Mura ini, tentunya Bimtek yang berakhir ini kita harapkan, dapat diserap dan diaplikasikan, baik oleh petani langsung maupun para penyuluh pertanian kita, khususnya untuk komoditi Kakao ini,” katanya. Bebie juga menambahkan, melalui bimtek ini para petani, bakal menerapkan teknik budidaya yang efektif.
Karena seperti diketahui bersama, seriusnya Pemkab Mura untuk pengembangan pertanian ini dengan mendatangkan pemateri khusus dari Puslitkoka Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur untuk mengembangkan dan berhasil dalam komoditi Kakao. “Kita mendorong dan mendukung untuk program pemda ini, tentunya untuk mensejahterakan para petani pekebun kita,” pungkasnya. ist











