DPRD MURUNG RAYA

Ketua DPRD Dorong Pemkab Tingkatkan Kualitas Pendidikan

30
×

Ketua DPRD Dorong Pemkab Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sebarkan artikel ini
DORONGAN-Ketua DPRD Mura Rumiadi bersama unsur Forkopimda dan peserta upacara Hardiknas di halaman Kantor Bupati Mura. FOTO ISTIMEWA

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) Rumiadi mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Hal tersebut Rumiadi sampaikan usai mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Kantor Bupati Mura, Jumat (2/5).

“Target pemerintah daerah di sektor pendidikan yakni menuju Murung Raya Cerdas untuk mencapai Indonesia Emas 2045. DPRD menjadi salah satu penyelenggara pemerintah mendukung upaya itu agar berjalan sesuai fungsinya,” ucap Rumiadi.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas pendidikan merupakan amanat konstitusi kepada pemerintah daerah sesuai Undang-undang nomor 23. Dalam undang-undang itu ada beberapa tanggungjawab pemerintah daerah, yaitu pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan jembatan, keamanan serta sosial.

Dalam upaya mendukung peningkatan pendidikan di Mura, lanjut Rumiadi, DPRD sebelum itu melihat terlebih dahulu berapa persentase anggaran yang diusulkan oleh pemerintah daerah.

“Secara otomatis DPRD kan penyelenggara pemerintah, kita lihat nanti berapa angka persentase anggaran pendidikan, kalau tidak (mencukupi) kita akan dorong,” ungkapnya.

Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas dan berjalan secara maksimal, Rumiadi mengatakan peran penting orang tua yang paling utama. Untuk waktu satu hari saja anak berada 18 jam lebih di lingkungan rumah, sisanya menjadi tanggungjawab guru di sekolah.

”Ini logika dan bukan menurut saya. Peran orang tua dan wakil itu mempunyai peran yang sangat strategis dan tentu pendidikan anak ini harus mereka utamakan karena mulai bangun pagi sampai tidur lagi berada di lingkungan rumah,” jelas politisi PDIP ini.

Untuk itu, Rumiadi menekankan orang tua atau wali murid merupakan faktor utama memberikan pendidikan informal bagi anak-anaknya, mulai memberi kesadaran serta membangun semangat bagi anak-anaknya untuk menempuh pendidikan. ist

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *