PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID-Kabupaten Murung Raya (Mura) terus membangun sejumlah peningkatan infrastruktur, termasuk sejumlah bangunan yang dipercaya dapat mempercantik kota Puruk Cahu. Namun, Ketua Komisi II DPRD Mura Bebie menyayangkan ada sejumlah infrastruktur publik yang menjadi ikon kota justru kurang enak dipandang.
Bebie menyoroti salah satu bangunan yakni bundaran di samping kantor Kelurahan Beriwit yang nampak kurang terurus. Bundaran yang disebut sebagai Bundaran Kecamatan Murung itu sempat dipenuhi rumput dan ilalang yang menjulang tinggi hampir satu meter.
“Saya harap pemerintah daerah Murung Raya segera memperhatikan kebersihan bundaran ini. Selanjutnya harus ada perawatan berkala,” ucap Bebie beberapa waktu lalu.
Menurut Bebie, posisi bundaran tersebut berada tidak tidak jauh dari pasar, Polsek Murung, Kantor Kecamatan Murung dan Pelabuhan Tira Tangka Balang. Sehingga setiap hari akan dilihat, oleh ratusan bahkan ribuan masyarakat Mura yang lalu lalang.
Akibatnya, alih-alih mempercantik kota, bundaran tersebut menjadi menurunkan tingkat kenyamanan mata atau lingkungan. Bebie mengaku sejumlah warga mengeluhkan kondisi sejumlah infrastruktur publik termasuk bundaran tersebut.
“Banyak masyarakat yang bertanya kepada saya baik yang berdagang di sekitar sini atau pun warga lainnya, saat melihat rumput dan ilalang yang memenuhi bundaran itu, mengapa ini tidak dibersihkan,” ucapnya.
Bebie meminta bundaran tersebut terus dirawat dan dijaga kebersihan lingkungan maupun bangunannya. Tidak hanya itu, Ia juga meminta situs kota lainnya yang lain juga mendapat perawatan yang lebih baik sehingga dapat memperindah dan menambah nilai lebih kota Puruk Cahu. ist





