SPIRIT POLITIK

Fairid Nafarin Layak Pimpin DPD Golkar Kalteng.

14
×

Fairid Nafarin Layak Pimpin DPD Golkar Kalteng.

Sebarkan artikel ini
Fairid Nafarin Layak Pimpin DPD Golkar Kalteng.
Tokoh masyarakat sekaligus Politikus Senior, Johan Bangkan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Tokoh masyarakat sekaligus tokoh politikus  senior Golkar, Johan Bangkan, secara tegas menyatakan dukungannya kepada Wali Kota Palangka Raya, Fairid Nafarin, sebagai calon kuat untuk memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menurut Johan, Fairid merupakan sosok yang sangat layak dan mampu membawa Golkar Kalteng ke arah yang lebih baik, khususnya dengan loyalitasnya yang tidak pernah putus terhadap partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Fairid adalah salah satu kandidat yang memiliki loyalitas tanpa putus terhadap Golkar. Dia sangat mampu memimpin partai ini di Kalteng. Oleh sebab itu, kami mendorong Fairid untuk mengambil tongkat kepemimpinan DPD Golkar Kalteng ke depan,” ujar Johan Bangkan, Selasa (12/8).

Johan juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan, terutama dari kalangan generasi muda yang dianggap sebagai penerus yang berpotensi melanjutkan visi dan misi partai.

“Kita harus berani dan siap, bahwa generasi muda ini lah yang akan melanjutkan kepemimpinan yang sudah ada saat ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Johan Bangkan juga menyampaikan kekecewaannya terhadap salah satu calon kandidat lain yang selama ini menjadi kader Golkar namun dianggap kurang menunjukkan dedikasi terhadap partai.

Menurut Johan, calon tersebut tidak sepenuhnya memperjuangkan kepentingan Golkar, bahkan justru sempat menjadi pesaing Golkar dalam Pilgub Kalteng.

“Saya sangat kecewa dengan kader Golkar yang sejak awal dibina, diarahkan, dan didorong sampai menjadi pejabat tinggi, tapi pada akhirnya tidak melihat partai Golkar ini. Dia malah hanya mementingkan dirinya sendiri, bahkan didorong oleh orang luar Golkar untuk maju sebagai Ketua DPD Golkar. Saya pikir cara pengkaderan seperti itu tidak pantas memimpin Golkar,” tegas Johan.

Johan pun menyerukan agar kader tersebut mundur demi menjaga marwah dan konsistensi perjuangan partai.

“Diberi kesempatan tapi dedikasi nol untuk Golkar, malah menjadi saingan Golkar. Harap mundur saja, jangan sampai orang luar Golkar yang mendorong dia. Jangan sampai DPP melihat itu, kalau kader yang tidak militan dengan Golkar lebih baik mundur,” pungkasnya. Jef