Hukrim

Geger, Suara Tembakan di Jalan Kalimantan, Diduga Perang Bandar Narkoba

43
×

Geger, Suara Tembakan di Jalan Kalimantan, Diduga Perang Bandar Narkoba

Sebarkan artikel ini
Geger, Suara Tembakan di Jalan Kalimantan, Diduga Perang Bandar Narkoba
ILUSTRASI Geger, Suara Tembakan di Jalan Kalimantan, Diduga Perang Bandar Narkoba

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Warga di Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya dikejutkan oleh suara letusan yang diduga berasal dari senjata api (senpi), Minggu (7/9) petang. Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan menimbulkan kepanikan.
‎‎Menurut keterangan salah satu warga sekitar yang enggan namanya disebutkan, letusan tembakan itu dikira suara tembakan dari aparat kepolisian yang tengah menggerebek salah satu tempat bandar narkoba. Namun, setelah ditelusuri, letusan itu berasal dari suara tembakan senpi milik warga.

‎”Kami kira awalnya suara itu dari polisi yang menangkap bandar, ternyata bukan. Tapi perkelahian antara dua orang, salah satunya memiliki pistol,” katanya dengan wajah pucat.

‎Setelah dikembangkan, perkelahian tersebut diduga didasari dengan transaksi narkoba yang tak kunjung dibayar, sehingga salah satu dari pria tersebut tersulut emosi sampai mengeluarkan senpi hingga terjadilah penembakan.

‎‎”Saya kurang tahu persis bagaimana kejadiannya, tapi menurut kabar itu karena jual beli narkoba yang belum dibayar. Kurang tahu mas senpinya rakitan atau airsoftgun,” ungkapnya.

‎‎Lebih lanjut, peristiwa penembakan tersebut memakan korban luka di bagian pergelangan kaki. Pelaku penembakan disebutkan berinisial AE dan korban berinisial RL. Keduanya dikabarkan memiliki andil atas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

‎‎”Yang tembak AE, yang ditembak RL, warga di sini juga tahu siapa mereka,’ lanjutnya.

‎‎Ia menuturkan, setelah peristiwa penembakan itu korban RL dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis. Saat Tabengan menelusuri kondisi situasi di lokasi sempat mencekam, banyak warga dan preman di sekitar yang berjaga-jaga di lokasi kejadian.

‎Pihak aparat kepolisian dari Polresta Palangka Raya dan Polsek Pahandut ketika coba dikonfirmasi terkait penanganan kasus tersebut, sampai berita ini diturunkan masih belum ada jawaban. mak