-
PEMPROV KALTENG

Jalan Kereng Pangi-Sampit Putus, Gubernur Respons Cepat

98
×

Jalan Kereng Pangi-Sampit Putus, Gubernur Respons Cepat

Sebarkan artikel ini
RESPONS CEPAT- Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran merespons kondisi jalan nasional di ruas Tjilik Riwut Km 18, arah Kereng Pangi Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, yang putus akibat gorong-gorong jebol karena banjir, Sabtu (20/9). FOTO ISTIMEWA
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran dengan sigap merespons kondisi jalan nasional arah Kereng Pangi–Sampit yang terputus akibat gorong-gorong jebol karena banjir, tepatnya di Km 18 Kereng Pangi, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (20/9).

Mengetahui kejadian tersebut, Gubernur Agustiar Sabran langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi sekaligus memastikan langkah percepatan penanganan.

“Kita ambil langkah segera agar jalan yang terputus ini cepat ditangani. Jalur ini adalah urat nadi transportasi masyarakat, maka kita tidak boleh menunda,” tegas Gubernur Agustiar Sabran saat berada di lokasi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berkoordinasi dengan Balai Jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar perbaikan segera dilaksanakan sehingga jalur strategis penghubung antarwilayah dapat kembali difungsikan.

Menurut pantauan di lapangan, akibat meluapnya air, kondisi jalan di Km 18 tidak dapat dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Putusnya jalur utama tersebut berdampak pada terganggunya arus transportasi antara Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kota Palangka Raya.

“Kita terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta mengerahkan segala upaya agar akses transportasi masyarakat segera pulih,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, penanganan darurat akan segera dilakukan agar akses sementara bisa dibuka kembali sambil menunggu perbaikan permanen.

“Jangan sampai masyarakat terlalu lama terhambat. Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan mobilitas warga tetap terjaga,” ucapnya.

Antrean Sempat Mengular

Akibat putusnya Jalan Tjilik Riwut Km 18 arah Kereng Pangi Desa Hampalit, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur,  puluhan kendaraan roda dua dan empat sempat terjebak macet yang menimbulkan antrean panjang mengular. Pengendara sempat tidak bisa melanjutkan perjalanannya.

“Baik dari Sampit menuju Kasongan atau ke Palangka Raya maupun sebaliknya,” kata Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto melalui Kasat Lantas Polres Katingan Iptu Gesek Juwito kepada media, Minggu (20/9) pagi.

Menurut dia, pihaknya bersama anggota TNI, personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), masyarakat setempat dan pihak kontraktor serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Katingan, setelah mengetahui kondisi seperti itu, langsung turun ke lokasi untuk melakukan tindakan.

“Dengan tujuan agar alur lalu lintas di sekitar ruas jalan tersebut bisa dilewati seperti biasa sesuai tupoksinya masing-masing,” terangnya, seraya menambahkan sekitar 30 menit kemudian, ruas jalan tersebut bisa normal kembali atau bisa dilewati semua kendaraan.

Kendati sudah bisa dilewati oleh semua kendaraan, namun ia meminta kepada semua pengendara yang melewati ruas jalan tersebut, baik pengendara dari Sampit menuju Kasongan dan Palangka Raya maupun  sebaliknya, agar tetap berhati-hati dan selalu waspada. Karena, dikhawatirkan akan ada banjir susulan di sekitar ruas jalan tersebut.

“Pasalnya, curah hujan di Kasongan dan sekitarnya saat ini masih cukup tinggi,” ingatnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Katingan Markus saat dihubungi membenarkan terjadinya bencana banjir di sejumlah desa yang ada di Kabupaten Katingan. Utamanya di Kelurahan Tumbang Sanamang Kecamatan Katingan Hulu dan Tumbang Samba Kecamatan Katingan Tengah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Katingan Christian Rain mengatakan, sudah disampaikan ke Balai Jalan Nasional (BJN) karena ruas jalan di sekitar Km 18 itu masih dalam pengerjaan peningkatan jalan.

“Kami minta maaf atas ketidaknyamanan para pengendara atas terganggunya lalu lintas yang bertepatan dengan pekerjaan ruas jalan tersebut,” ucap Christian Rain, yang juga menjabat sebagai Pj Sekda Katingan, seraya berharap para pengendara selalu berhati-hati ketika melewati ruas jalan yang sedang dalam perbaikan dan peningkatan jalan tersebut. ldw/c-dar

 

 

-
-
-