PEMKAB GUNUNG MAS

Ekspose PJPK, Tonggak Awal Merumuskan Strategi Pembangunan

30
×

Ekspose PJPK, Tonggak Awal Merumuskan Strategi Pembangunan

Sebarkan artikel ini
Ekspose PJPK, Tonggak Awal Merumuskan Strategi Pembangunan
STRATEGI- Ekspos pendahuluan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Gunung Mas di Aula Bapperida Kuala Kurun. FOTO ISTIMEWA

KUALA KURUN/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) menyelenggarakan kegiatan ekspos pendahuluan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Kabupaten Gunung Mas yang menjadi tonggak awal dalam merumuskan strategi pembangunan kependudukan yang terencana, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bapperida, Senin (13/10).

Acara ini secara resmi dibuka oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum, Letus Guntur, dihadiri sejumlah perangkat daerah terkait serta perwakilan instansi vertikal seperti Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Tim Pelaksana Penyusunan PJPK, yakni Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya yang dipimpin oleh Prof. Bambang S Lautt.

Dalam sambutannya, Letus menekankan pentingnya pembangunan kependudukan sebagai fondasi utama dalam perencanaan pembangunan nasional dan daerah. Ia menyebutkan bahwa tanpa perencanaan yang matang, berbagai isu sosial, ekonomi, dan lingkungan bisa muncul sebagai dampak dari pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.

“Perencanaan pembangunan kependudukan yang efektif tidak hanya mampu menjawab tantangan hari ini, tetapi juga mempersiapkan kita menyongsong masa depan. Ini mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyediaan infrastruktur yang memadai, serta kebijakan pembangunan yang tepat guna,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kerja sama lintas sektor – antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat  Indonesia memiliki peluang besar menjadi bangsa unggul, khususnya dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan, langkah awal dari semua itu harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil pembangunan.

“Kegiatan ekspos ini bertujuan menyusun arah kebijakan pembangunan kependudukan Kabupaten Gunung Mas untuk periode 2025–2029. Fokus utama mencakup peningkatan kualitas penduduk, pengelolaan jumlah dan persebaran penduduk yang seimbang, serta penguatan sistem data dan tata kelola kependudukan yang berbasis bukti dan teknologi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kabupaten Gunung Mas, Yantrio Aulia, menyampaikan bahwa peta jalan pembangunan kependudukan yang tengah disusun diharapkan menjadi dokumen strategis dalam mendukung arah pembangunan daerah. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Gunung Mas berjalan seimbang antara pertumbuhan penduduk dan kualitas hidup masyarakat,” tutupnya.

Dengan digelarnya kegiatan ini, Pemkab Gunung Mas menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada manusia dan masa depan. Penyusunan PJPK bukan hanya agenda teknokratik, melainkan juga bentuk optimisme daerah dalam menyambut bonus demografi dengan perencanaan matang dan langkah konkret.c-hen