PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID –Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya Khemal Nasery, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap ketersediaan dan kelayakan bahan pokok (Bapok) di pasaran jelang Idul Fitri. Ia menyoroti tidak hanya persoalan harga, tetapi juga kualitas bahan pokok yang harus layak dikonsumsi masyarakat.
“Jangan hanya harga dengan ketersediaan, tetapi juga bahwa barang itu layak dikonsumsi. Tidak ada kedaluarsa, tidak expired. Supaya memastikan bahwa itu tersedia tidak expired, layak dikonsumsi,” jelasnya belum lama ini.
Ia menyoroti potensi kenaikan harga jelang hari besar keagamaan yang dipastikan akan ada. Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bisa melakukan langkah-langkah dengan melakukan kegiatan operasi pasar. Bisa dengan pasar penyangga, pasar penyimbang, sehingga kebutuhan pokok itu bisa terkontrol dan artinya masyarakat bisa terbantukan.
“Namun ingat, Pemko harus berhati-hati dalam pelaksanaan operasi pasar agar tidak merugikan para pedagang lokal. Jangan hanya melihat sisi masyarakat, dari sisi pedagang pun harus kita perhatikan juga. Pemko harus hati-hati dalam melakukan operasi pasar, menyiapkan pasar penyimbang. Itu harus betul-betul melakukan kajian-kajian telah-telah yang mendalam, jangan sampai kita ingin membantu masyarakat, tapi pedagang kita korbankan. Jangan,” sebutnya. nws





