DPRD PALANGKA RAYA

Beasiswa Polifurneka Langkah Strategis Bangun SDM Unggul

11
×

Beasiswa Polifurneka Langkah Strategis Bangun SDM Unggul

Sebarkan artikel ini
Beasiswa Polifurneka Langkah Strategis Bangun SDM Unggul
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Hasan Busyairi

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – – Program beasiswa tahap II yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bagi enam mahasiswa asal daerah ini untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal, Jawa Tengah, mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya Hasan Busyairi, menilai langkah Pemko tersebut sebagai bentuk investasi strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap mendorong kemajuan industri furnitur di daerah.

“Program ini sangat bagus karena menyentuh sektor yang relevan dengan potensi daerah. Palangka Raya punya kekayaan kayu dan kreativitas masyarakat yang tinggi. Tinggal bagaimana pemerintah menjaga kesinambungan dan memperluas kuotanya ke depan,” ujarnya, Selasa (14/10).

Menurut Hasan, penguatan SDM di sektor furnitur dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi ketergantungan ekonomi daerah pada sektor-sektor konvensional. Ia menilai lulusan penerima beasiswa nantinya bisa menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berbasis kreativitas dan nilai tambah.

“Kalau para penerima beasiswa ini nanti kembali dan membuka usaha furnitur, otomatis akan menumbuhkan lapangan kerja baru dan mendorong ekonomi kreatif lokal,” tuturnya.

Namun, Hasan juga mengingatkan pentingnya keberlanjutan program setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan. Pemerintah, katanya, perlu menyiapkan wadah bagi para lulusan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka.

“Jangan sampai selesai kuliah, anak-anak ini bingung mau kerja di mana. Harus ada jaminan atau dukungan setelah mereka kembali, misalnya lewat inkubator usaha, kemitraan dengan pelaku industri, atau fasilitasi peralatan produksi,” tegas Hasan.

Lebih lanjut, Hasan mendorong agar Pemko bersama DPRD dapat menambah alokasi anggaran untuk memperluas jangkauan penerima beasiswa di tahun-tahun mendatang.

“Kita butuh lebih banyak tenaga terampil agar industri furnitur lokal benar-benar bisa tumbuh kuat dan mandiri,” pungkasnya. nws