PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah (Dapil Kalteng) Andina Thresia Narang menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada masyarakat di Kota Palangka Raya, Senin (5/1).
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam rangka kegiatan reses DPR RI yang bertujuan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus menyalurkan program-program pemerintah, khususnya di bidang pendidikan. Program Indonesia Pintar merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pendidikan gratis dan meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di Kalteng.
Sebanyak 119 penerima manfaat menerima bantuan PIP di Palangka Raya. Bantuan tersebut menyasar peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai generasi penerus pembangunan daerah.
Andina Thresia Narang menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Ia menekankan pentingnya memastikan anak-anak khususnya yang ada di Kalteng tidak tertinggal dibandingkan daerah lain.
“Jangan sampai ada anak-anak yang putus sekolah. Inilah tugas kami sebagai wakil rakyat untuk menghadirkan program pemerintah dan memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat,” tegas Andina yang akrab disapa Kak Nana.
Ia berharap bantuan PIP dapat meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memotivasi anak-anak untuk terus bersekolah dan meraih cita-cita. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat.
“Saya mendoakan anak-anak penerima PIP kelak menjadi penerus estafet perjuangan kami, baik di pemerintahan maupun di DPR RI. Saya ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat, tangguh, sehat, dan mampu membangun Kalimantan Tengah untuk lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Andina juga mengimbau para orang tua dan penerima bantuan agar tidak ragu melaporkan apabila mengalami kendala dalam proses pencairan dana. Ia memastikan tim pendamping siap membantu agar bantuan dapat dicairkan dengan mudah dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Andina menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Sebelumnya, ia juga melaksanakan kegiatan reses di tiga desa di Kabupaten Kuala Kapuas dengan mendatangi masyarakat secara langsung dari desa ke desa.
Lebih lanjut, Andina mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menyalurkan lebih dari 500 bantuan PIP. Ke depan, ia berkomitmen memperjuangkan peningkatan jumlah penerima manfaat secara signifikan.
“Di tahun 2025 ini, sekitar 500 lebih PIP sudah dibagikan. Untuk tahun 2026, kami menargetkan dan terus memperjuangkan agar penerima PIP bisa melebihi 2.000 orang di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Saat ini masih dalam proses pengurusan dan akan terus kami kawal,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran PIP dilakukan melalui beberapa tahapan berdasarkan semester ganjil dan genap, dengan jumlah penerima yang berbeda-beda di setiap jenjang pendidikan.
“Setiap semester berbeda-beda, baik ganjil maupun genap, serta klasifikasinya juga berbeda antara SD, SMP, dan SMA,” tuturnya.
Sementara itu, Painem, salah satu orang tua penerima manfaat PIP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Andina Thresia Narang atas perjuangannya dalam memajukan pendidikan anak bangsa, terutama di Kalteng.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Andina. Semoga selalu sukses dan program-program yang diperjuangkan untuk masyarakat dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Ia juga mendukung upaya Andina dalam memperjuangkan lebih dari 2.000 penerima PIP pada tahun 2026, karena program tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Semoga perjuangan Ibu Andina untuk memperjuangkan lebih dari 2.000 anak penerima PIP berhasil. Program ini sangat kami harapkan karena masih banyak anak-anak yang membutuhkan. Alhamdulillah, anak saya yang SMP dan SMK sudah menerima bantuan dan kini telah lulus,” pungkasnya. mak/dte











