PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Isu pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) definitif yang hingga kini masih kosong kembali mencuat. Kali ini, isu tersebut menyebutkan bahwa calon Sekda Kalteng berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Nama birokrat senior Pemprov Kalsel, Mokhamad Hilman, disebut-sebut memiliki peluang kuat untuk mengisi jabatan strategis tersebut. Hilman diketahui telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel selama kurang lebih 31 tahun, dengan pengalaman panjang di bidang birokrasi pemerintahan.
Isu ini berkembang seiring belum ditetapkannya Sekda definitif di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng, sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah publik.
Saat dikonfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo, memberikan tanggapan singkat.
“Oh belum,” ujar Edy Pratowo kepada wartawan, Jumat (9/1).
Edy menjelaskan bahwa perpindahan pegawai antardaerah merupakan hal yang lazim dalam sistem birokrasi pemerintahan, baik dalam bentuk mutasi maupun promosi jabatan.
“Perpindahan mengisi pegawai itu biasa saja. Itu mutasi atau promosi yang juga kerap disebut tour of duty,” jelasnya.
Menurut Edy, mekanisme tour of duty memungkinkan ASN untuk berpindah tugas lintas daerah sesuai kebutuhan organisasi dan pengembangan karier. Namun demikian, ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait pengisian jabatan Sekda definitif di Kalteng.
“Namanya tour of duty, siapa pun bisa saja. Yang pasti dia kan pelaksana saja dulu di sini,” tambahnya.
Terkait waktu penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) maupun penetapan Sekda definitif, Edy Pratowo menegaskan bahwa hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Gubernur Kalteng.
“Tanya ke Gubernur,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Provinsi Kalteng belum mengumumkan secara resmi siapa yang akan mengisi jabatan Sekda definitif. ldw











