Spirit Kalteng

PASAR KASONGAN MEMBARA-Puluhan Rumah, Toko, Bangunan Sekolah MIN dan MTs Terbakar

368
×

PASAR KASONGAN MEMBARA-Puluhan Rumah, Toko, Bangunan Sekolah MIN dan MTs Terbakar

Sebarkan artikel ini
PASAR KASONGAN MEMBARA-Puluhan Rumah, Toko, Bangunan Sekolah MIN dan MTs Terbakar
TERBAKAR-Bupati Katingan Saiful bersama Wakil Bupati Firdaus meninjau langsung lokasi kejadian pada Senin (26/1) pagi. FOTO ISTIMEWA
PASAR KASONGAN MEMBARA-Puluhan Rumah, Toko, Bangunan Sekolah MIN dan MTs Terbakar
‎Tim relawan padamkan api : Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, 12 tim relawan Palangka Raya berjibaku padamkan api yang melahap komplek pasar kasongan. Foto Istimewa

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Kebakaran hebat melanda Kompleks Pasar Kasongan, Jalan Bungai, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Minggu (25/1) malam. Peristiwa itu menghanguskan puluhan bangunan dan mendapat penanganan cepat dari puluhan relawan pemadam kebakaran lintas daerah, termasuk belasan tim damkar swasta asal Kota Palangka Raya.

Kawasan pasar yang berada di lingkungan padat penduduk dengan mayoritas bangunan berbahan kayu dan semi permanen membuat api cepat membesar. Hembusan angin kencang turut memperparah situasi, sehingga kobaran api berpotensi meluas ke permukiman sekitar.

Lurah Kasongan Lama Zainal Fahrudin mengatakan, api berasal dari salah satu rumah di lingkungan tersebut. Kemudian, dengan cepat membesar ke perumahan di sekitarnya

Akibat dari kebakaran tersebut banyak bangunan rusak. Data sementara, api telah melahap sejumlah bangunan perumahan penduduk beserta ruko 17 buah, bangunan Sekolah MIN 1 serta bangunan sekolah MTs 1.

“Data yang ada ini hanya sementara, dan ada kemungkinan bisa bertambah. Saat ini masih dilakukan pendataan oleh ketua RT dan ketua RW setempat,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono turun langsung memimpin pengamanan di lokasi kebakaran sekitar pukul 23.00 WIB, saat api masih berkobar. Didampingi Wakapolres dan para Kasat, Kapolres memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta jalur pemadam dan relawan tidak terhambat.

“Kami memastikan area steril agar tidak membahayakan warga. Prioritas utama keselamatan jiwa serta kelancaran akses damkar dan relawan,” tegasnya.

Polres Katingan juga menurunkan Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu pemadaman dan melakukan pengaturan arus lalu lintas. Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP mendalam oleh tim Inafis. Data sementara mencatat, kebakaran tersebut menghanguskan 11 unit rumah, dua unit ruko, satu barak berisi enam pintu, serta bangunan MTs dan MIN Albadar.

Pasca kebakaran, Bupati Katingan Saiful bersama Wakil Bupati Firdaus meninjau langsung lokasi kejadian pada Senin (26/1) pagi. Kunjungan dilakukan untuk melihat kondisi pasca musibah sekaligus memastikan langkah awal penanganan bagi pedagang dan warga terdampak.

Bupati menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut dan menegaskan Pemkab Katingan akan segera menggelar rapat koordinasi dengan OPD terkait untuk penanganan darurat, pemulihan, serta solusi jangka pendek.

“Saya minta segera dilakukan pendataan warga dan pedagang terdampak. Data ini menjadi dasar penyaluran bantuan dan kebijakan lanjutan agar pemulihan berjalan tepat sasaran,” tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Forum Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Palangka Raya Dede Septa Jaya mengatakan, keterlibatan relawan dilandasi semangat solidaritas dan kemanusiaan. Begitu informasi kebakaran diterima, seluruh tim langsung berkoordinasi dan berangkat ke Kabupaten Katingan.

“Ini bukti bahwa di situasi apa pun, rasa persaudaraan dan kemanusiaan tetap ada. Kami bekerja tulus dan ikhlas demi keselamatan warga,” ujarnya.

Dalam proses pemadaman, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Emergency Response Palangka Raya (ERP), Rescue LazisMU Kalimantan Tengah, serta personel Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah yang mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 5.000 liter beserta peralatan pemadam portabel. Dukungan juga datang dari berbagai Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) swasta, seperti BPK Hiu Putih, Putra Pahandut, JRM, Wisata Jaya, BSF, Seth Adji, PKCM, Berkat Usaha, Laskar Pahandut, hingga BPK Muhajirin Pasar Kahayan.

Disebutkan Lurah, bangunan rusak di antaranya milik Acil Ilam, Mamat litang, Dewi Bule Kembar, Bapak Iqbal, Bapak Rio, Bapak Ulan, Toko susan, Amang Tanda, Ulaw, Abah Adau, Guru Arbani, Nova, H Ijay, Barak 2, Abah Raji, Mama Hasan, Sekolah MIN 1 dan MTS.

Ia juga menyebutkan, ratusan siswa MIN Al Badar dan MTs tidak bisa bersekolah saat ini, lantaran bangunan sekolahnya turut terbakar dalam kejadian tersebut. “Sedangkan kerugian sementara berupa barang, di luar bangunan sekitar Rp300 juta,” pungkasnya. c-dar