PEMPROV KALTENG

APBD 2026 Kalteng Prioritaskan Pendidikan, Infrastruktur, dan Pengentasan Kemiskinan

300
×

APBD 2026 Kalteng Prioritaskan Pendidikan, Infrastruktur, dan Pengentasan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
APBD 2026 Kalteng Prioritaskan Pendidikan, Infrastruktur, dan Pengentasan Kemiskinan
PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S Ampung. FOTO MMC-KALTENG

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Leonard S Ampung mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalteng saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan tetap memfokuskan pada sektor-sektor prioritas pembangunan.

Leonard menyebutkan, sejumlah bidang strategis tetap menjadi perhatian utama pemerintah daerah, antara lain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian, sosial, ketahanan pangan, penanganan stunting, pengurangan kemiskinan, serta pembukaan lapangan pekerjaan.

“Kalimantan Tengah sekarang sedang mempersiapkan pelaksanaan APBD Tahun 2026. Prioritas kita tetap pada bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, perekonomian secara luas, kemudian bidang sosial, ketahanan pangan, penanganan stunting, serta upaya mengurangi kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan,” kata Leonard.

Ia menambahkan, dalam rangka mendukung kelancaran pembangunan dan menjaga sinergi antarpemangku kepentingan, Gubernur Kalteng mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka dan dialog yang konstruktif.

“Bapak Gubernur Kalimantan Tengah pada sore hari ini mengajak kita semua untuk berdialog secara ringan, tidak perlu berat-berat. Intinya yang penting kita bisa bertemu dan bersilaturahmi,” ujarnya.

Leonard menyampaikan pesan Gubernur bahwa silaturahmi dan komunikasi yang intens diyakini dapat memperkuat kebersamaan serta menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

“Kata Pak Gubernur, kalau sering bertemu dan bersilaturahmi, umurnya panjang. Tidak ada dusta di antara kita, yang bengkok bisa diluruskan, yang kusut bisa dibenarkan kembali, yang panjang bisa diperpendek, dan yang pendek bisa disesuaikan,” tuturnya.

Menurut Leonard, pendekatan dialog dan silaturahmi bersama media diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis sekaligus mendukung penyusunan dan pelaksanaan APBD Tahun 2026 agar berjalan efektif dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Kalteng. ldw