PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan pemantauan terhadap harga bahan pokok di pasar untuk menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko mengatakan, komoditas yang dipantau merupakan komoditas yang telah ditetapkan dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2HP) sebagaimana anjuran pemerintah pusat.
“Yang kita pantau itu komoditas yang sudah ditetapkan dalam SP2HP, seperti beras, cabai rawit, aneka cabai, bawang, aneka bawang, ikan, daging ayam, telur, daging sapi, tepung, dan garam,” kata Yuas Elko saat ditemui di Palangka Raya.
Selain komoditas tersebut, lanjut Yuas, pemerintah daerah juga turut memantau harga beras lokal yang menjadi konsumsi utama masyarakat Kalimantan Tengah.
“Beras lokal juga kita pantau. Kalau dilihat dari harganya tadi, sebenarnya masih stabil. Untuk beras lokal standar itu sekitar Rp13.500 per kilogram,” ujarnya.
Yuas menyebutkan, pergerakan harga beras juga dipengaruhi oleh pasokan dari luar daerah yang bergantung pada musim panen. Namun secara umum, harga masih dalam batas wajar.
“Kalau dari penjual besar tadi, mereka menyampaikan pasokan dari luar daerah tergantung masa panen. Tapi sejauh ini harganya masih standar,” ucapnya.
Sementara itu, untuk komoditas cabai, Yuas mengakui adanya kenaikan harga, khususnya pada cabai rawit. Ia menyebutkan kenaikan mencapai Rp20.000 per kilogram dibandingkan hari sebelumnya.
“Cabai rawit tadi ada kenaikan. Kemarin harganya sekitar Rp100.000, sekarang naik Rp20.000. Padahal standar harga cabai rawit itu sekitar Rp85.000,” jelas Yuas.
Meski demikian, ia menegaskan tidak semua jenis cabai mengalami kenaikan harga.
“Kalau cabai keriting tadi masih standar, tidak ada kenaikan signifikan,” tambahnya.
Untuk menjaga harga tetap stabil, Pemprov Kalteng akan melakukan berbagai langkah, salah satunya melalui operasi pasar dan pasar penyeimbang.
“Biasanya kita melaksanakan operasi pasar dan pasar penyeimbang yang dilaksanakan oleh dinas terkait. Mudah-mudahan ini juga dilakukan menjelang hari-hari besar keagamaan,” pungkasnya.
Berdasarkan pemantauan, harga Bawang Merah Rp38.000 sampai Rp40.000, Bawang Putih Bonggol Rp38.000 sampai Rp45.000, Cabai Merah Keriting Rp35.000 sampai Rp40.000, Cabai Merah Besar Rp100.000, Cabal Rawit Merah Rp100.000, Daging Sapi Murni Rp140.000, Daging Ayam Ras Rp31.000 sampai Rp44.000. Telur Ayam Ras Rp28.500/kg, Gula Konsumsi Rp18000, Minyak Goreng Kemasan Rp17.500
Minyak Goreng Curah Rp18.800, Tepung Terigu (Curah) Rp7.000, Minyakita Rp17.000, Gas Elpiji Rp35.000, Tepung Terigu Kemasan Rp13.000, Ikan Kembung, Rp45.000, Ikan Tongkol Rp43.000, Ikan Bandeng Rp35.000. ldw





