-
Ekobis

Harga di Sampit Ayam Potong Rp70 Ribu, P. Raya Cabai 70 Ribu

269
×

Harga di Sampit Ayam Potong Rp70 Ribu, P. Raya Cabai 70 Ribu

Sebarkan artikel ini
MULAI TURUN-Aktivitas Pasar Pembeli dan Pedagang di Pasar Besar Palangka Raya. FOTO TABENGAN/RAHUL
-

SAMPIT/PALANGKA RAYA-TABENGAN.CO.ID – Pasca Lebaran kali ini, harga ayam potong di sejumlah pasar di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami peningkatan cukup signifikan. Pasalnya, harga ayam ras potong mencapai Rp70 ribu per kilogramnya. Padahal saat harga normal harga ayam ras hanya Rp30-35 ribu/kg.

“Ini juga harganya sudah lumayan turun. Kalau kemarin sampai Rp80 ribu,” ungkap Aisyah, salah satu pedagang ayam di Pasar Tradisional Keramat Sampit, Selasa (24/3/2026).

Dikatakan Aisyah, stok ayam di berbagai pemasok dari lokal maupun luar daerah masih belum normal dikarenakan pasca libur Lebaran. Sehingga stok yang mereka jual jumlahnya sangat sedikit. Otomatis harga pun melambung.

“Ya mau tidak mau. Kalau tidak seperti ini kami juga yang rugi. Semoga saja 2-3 hari ke depan harganya bisa normal kembali,” harapnya.

Tidak hanya harga ayam potong yang mengalami kenaikan. Harga ikan tambak seperti Nila juga mengalami kenaikan mencapai Rp60 ribu perkilogram. Stok kosong pun menjadi alasan yang sama dari para pedagang ikan di pasar tersebut.

Pasca Idulfitri di P. Raya Harga Cenderung Aman

​Berdasarkan pantauan di Pasar Besar Palangka Raya pada Selasa (24/3/2026), harga sejumlah komoditas utama mulai menunjukkan tren melandai. Penurunan paling signifikan terlihat pada kelompok cabai dan daging ayam ras yang sebelumnya sempat melonjak tajam menjelang lebaran.
​Data terbaru menunjukkan harga Cabai Rawit Merah kini berada di kisaran Rp75.000 hingga Rp80.000 per kilogram, turun dari sebelumnya yang sempat menembus Rp100.000 per kilogram. Sementara itu, Daging Ayam Ras yang sebelumnya sempat menyentuh Rp45.000, kini stabil di angka Rp38.000 – Rp40.000 per kilogram berkat program subsidi selisih harga yang digelontorkan pemerintah kota kepada para pedagang.
​Untuk komoditas lain seperti Bawang Merah dibanderol seharga Rp43.000 per kilogram dan Bawang Putih tetap stabil di angka Rp39.000 per kilogram. Adapun harga beras lokal (Karau) dan beras Jawa terpantau tidak mengalami gejolak berarti dengan stok yang melimpah di tingkat distributor maupun pengecer.
​Pihak Pemko Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) bersama Satgas Pangan terus melakukan pengawasan rutin. Selain memantau harga, pemerintah juga memastikan rantai distribusi dari daerah pemasok seperti Kalimantan Selatan tetap lancar.
​Masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara bijak. “Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan distributor untuk memastikan stok pangan aman. Langkah ini diharapkan memberikan rasa nyaman bagi warga dalam memenuhi kebutuhan pokoknya pasca lebaran,” ujar Kepala DPKP Palangka Raya, Sugiyanto.
​Salah satu pedagang di Pasar Besar, Hj. Aminah, menuturkan bahwa normalnya arus pasokan menjadi faktor utama turunnya harga.
“Pasokan dari Jawa dan Kalsel sudah masuk lancar, jadi harga cabai dan bawang bisa turun. Pembeli juga sudah mulai stabil lagi kunjungannya ke pasar,” ungkapnya.
​Dengan kondisi yang mulai stabil ini, Pemko Palangka Raya optimis angka inflasi daerah dapat terkendali dengan baik sepanjang bulan Maret hingga April 2026. rmp/may-red

 

-
-
-