PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Warga Jalan Kakatua, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria paruh baya dalam kondisi membusuk, Rabu (8/4/2026). Korban diketahui bernama Adrian Witurey (56), yang selama ini tinggal seorang diri di rumah tersebut.
Penemuan berawal dari adik kandung korban, Denny Agus Thomas, yang mendatangi kediaman sang kakak setelah beberapa hari terakhir tidak dapat dihubungi. Setibanya di lokasi, ia sempat memanggil korban, namun tidak mendapat respons.
Kecurigaan semakin kuat saat ia mencium bau tidak sedap dari dalam rumah. Pintu yang tidak terkunci membuatnya memberanikan diri masuk untuk memastikan kondisi kakaknya.
Betapa terkejutnya ia ketika menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di kamar mandi, dengan posisi duduk dan hanya mengenakan celana dalam. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga dan Ketua RT setempat.
“Saya terakhir bertemu korban pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 17.00 WIB saat ibadah di gereja,” ujarnya.
Ketua RT setempat, Idham Khalid, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga, di mana saat itu suasana sudah ramai.
Hal senada disampaikan warga sekitar, Adrianson. Ia mengatakan bau menyengat sudah tercium sejak hendak memasuki rumah bersama pihak keluarga dan pengurus RT.
“Kami sempat memanggil korban, tapi tidak ada jawaban. Bau dari dalam rumah sangat menyengat,” ungkapnya.
Mendapat laporan, Tim Inafis Polresta Palangka Raya segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi. Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh relawan Emergency Respon Palangka Raya (ERP) ke kamar jenazah RSUD Doris Sylvanus untuk dilakukan visum.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi. Di lokasi juga ditemukan sejumlah barang pribadi seperti dompet, obat-obatan, serta kartu identitas milik korban.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan meminta keterangan para saksi serta berkoordinasi dengan keluarga guna memastikan penyebab pasti kematian.
Sementara itu, Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal Ricka Brilianty, mengungkapkan hasil visum sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Tidak ada tanda kekerasan, diduga meninggal akibat penyakit bawaan,” jelasnya. mak/redfwa





