PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan melaksanakan panen raya jagung Kuartal II Tahun 2026 di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan panen raya tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto didampingi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dengan pusat kegiatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kabinda, sejumlah pejabat utama Polda Kalteng, Kapolresta Palangka Raya, serta unsur Forkopimda lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalteng menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan panen raya jagung sebagai bentuk komitmen mendukung swasembada pangan nasional.
“Apa yang kita lakukan ini merupakan program yang sangat positif. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sebagaimana yang dicanangkan Presiden,” ujar Iwan.
Ia menjelaskan, pada panen raya Kuartal II tahun ini, Polda Kalteng melaksanakan panen di lahan seluas 79,90 hektare dengan estimasi hasil mencapai 311,30 ton jagung. Sementara khusus di Kota Palangka Raya, panen dilakukan di Kelurahan Pager, Kecamatan Rakumpit, dengan luas lahan 7 hektare dan estimasi hasil sekitar 28 ton.
Kapolda menambahkan, Polda Kalteng terus mengoptimalkan program swasembada jagung melalui pemanfaatan lahan secara maksimal. Dari potensi lahan yang tersedia seluas 5.142,52 hektare, luas lahan yang telah ditanami bahkan mencapai 5.507,69 hektare atau 107 persen.
Menurutnya, untuk mencapai target dari Mabes Polri sebesar 8.295,52 hektare, pihaknya akan mengembangkan Program Satu Desa Dua Hektare seluas 3.000 hektare serta sistem tumpang sari di perkebunan sawit seluas 3.400 hektare.
“Total target luas tanam tahun 2026 di Kalimantan Tengah mencapai 14.695,52 hektare dengan estimasi hasil panen sekitar 49.535 ton pada akhir tahun,” jelasnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan kelompok tani agar hasil panen dapat terserap maksimal dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain fokus pada sektor pertanian, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri secara nasional guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Di Kalimantan Tengah, saat ini telah beroperasi 15 SPPG dengan total penerima manfaat mencapai 44.028 orang. Pada kesempatan tersebut juga diresmikan sembilan SPPG baru di jajaran Polda Kalteng.
Kapolda menegaskan seluruh program tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Bulog, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan agar program strategis nasional dapat berjalan optimal di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. fwa











